Main Menu

Ruhut Sebut Pola Pikir Ibas Kayak Tukang Parkir

Wem Fernandez
28-09-2016 12:15

Ruhut Sitompul (ANTARA/Andika Wahyu/HR02)

Jakarta, GATRAnews - Mantan Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Ruhut Sitompul tidak habis pikir dengan kader Demokrat yang memintanya mundur karena berbeda pandangan soal bakal calon mana yang diusung dalam Pilkada DKI Jakarta. Termasuk nama Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas yang memintanya mundur atau menempuh jalur lain.

 
PD bersama tiga partai koalisi lainnya, PAN, PKB dan PPP sebelumnya memilih mendukung pasangan calon Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. Namun Ruhut lebih memilih Petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tajahaja Purnama alias Ahok. Alasannya, Agus bukan kader yang dibesarkan dari rahim PD.
 
"Aku hanya bilang, di mana negara ini apalagi partai politik mau maju kalau cara berfikir tokohnya seperti tukang parkir. Karena hanya pekerjaan tukang parkir lah yang mengatakan mundur-mundur, kiri-kiri, kanan, stop, gopek bang. (Ibas) kayak tukang parkir," tegasnya saat dihubungi wartawan, Rabu (28/9).
 
Ruhut sesumbar, PD tidak akan berani memecat dirinya karena merupakan kader yang tidak ada tandingannya. Buktinya, posisi Koordinator Juru Bicara PD saat ini dipegang langsung oleh Ketua Umum PD, Susilo Bambang Yudhoyono.

Artinya, sambung Ruhut, belum ada kader Demokrat yang kapasitasnya sama dengan Ruhut.
 
"Yang gantiin aku siapa? Ya Pak SBY, artinya Pak SBY, kalian minta gantiin Ruhut. Apa kalian mampu enggak jadi koordinator?" jelas dia.
 
Dukungan terhadap Ahok juga diklaim Ruhut sudah disampaikan kepada SBY secara langsung. Menurutnya, hal itu bukanlah bentuk pelanggaran terhadap etika dalam berdemokrasi.
 
"Bos kau ngomong etika politik, partai kami sangat demokratis. Pak SBY itu kan bapak demokrasi, bapak SBY juga tahu kenapa aku tetap Ahok, karena aku sayang dengan putranya, cinta dengan putranya. Ini kan karena pembisik juga," ketus Ruhut.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
28-09-2016 12:15