Main Menu

Tak Hanya SBY, Semua Tim Sukses Imbau TNI-Polri-BIN Jaga Netralitas

Wem Fernandez
10-10-2016 20:25

Ilustrasi TNI (Antara/Basri Marzuki/AR7)

Jakarta, GATRAnews - Juru Bicara Tim Pemenagan calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Miryam S. Haryani menilai, pidato Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan harapan semua pihak.

 
SBY dalam Deklarasi dukungan Jaringan Santri Indonesia (JSI) terhadap pasangan Agus-Sylviana di Cikeas Mansion, Jawa Barat, Ahad (9/10) kemarin megimbau agar aparat penegak hukum khususnya TNI, Polri dan Intelijen bersikap netral dalam Pilkada DKI nanti.
 
“Pidato SBY soal harapan agar Polri, TNI dan Intelijen netral dalam Pilkada sudah tertuang dalam undang-undang sehingga kita harus percaya terhadap elemen tersebut bahwa mereka akan menjaga netralitas,” jelas Miryam saat dihubungi, Senin (10/10).
 
Politisi Hanura ini menambahkan, netralitas aparat penegak hukum adalah harapan semua tim pemenangan calon Gubernur DKI. Jika membaca pidato SBY lebih kepada keraguan, bahwa lembaga penegak hukum tidak menjaga netralitas maka ada kemungkinan ada pihak yang hendak menggunakan kekuatan ini untuk kepentingan politiknya.
 
“Apabila betul ada yang begitu (menggunakan kekuatan penegak hukum), hanya pihak yang mempunyai power lebih besar yang bisa mengarahkan Polri, TNI dan Intelijen,”
 
“Saya sangat percaya terhadap profesional ketiga korps ini sehingga persoalan Pilkada kita tidak perlu khawatir. Justru saya sangat berharap agar Polri, TNI dan Intelijen bisa bekerja maksimal dalam memastikan agar Pilkada serentak bisa berjalan aman, tenteram dan damai,” tegas Miryam.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
10-10-2016 20:25