Main Menu

Cegah Hoax di Tahun Politik, Pakar Digital Gandeng Tim Komunikasi Perdana Menteri India

Annisa Setya Hutami
14-03-2018 10:21

Pakar komunikasi digital Indonesia, Anthony Leong . (Dok. Menara Digital Enterprise/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Pakar Digital, Anthony Leong yang menjadi strategi komunikasi digital Tim Perdana Menteri India, Narendra Modi menilai sistem demokrasi Indonesia hampir mirip dengan India.  tersebut disampaikannya saat melakukan pertemuan dengan Duta Besar RI di New Delhi pada Selasa (13/3).

 

 

“Kemenangan Perdana Menteri India, Narendra Modi tidak lepas dari peran tim komunikasi yang gencar melakukan sosialisasi lewat akun-akun media sosial. Hingga saat ini jumlah follower akun Twitter Modi telah mencapai lebih dari 20 juta dan 34 juta lainnya menyukai laman Facebook Modi," ujar Ketua Perkumpulan Indo Digital Volunteer itu.

 

Menyambut tahun politik, Anthony siap mendukung dan memberikan informasi untuk ikut menjaga agar tidak terjadi chaos diIndonesia, terutama di media sosial. Banyaknya hoax yang terjadi di Indonesia, menuruutnya calon bupati, walikota, gubernur dan presiden seharusnya fokus mengkampanyekan program kerja dan bukan menyebarkan berita bohong.

 

Anthony menjelaskan, beberapa konsep yang telah digunakan Narendra Modi perlu juga diterapkan di Indonesia. Semestinya perlu mengadopsi konsep 7C seperti Courage, Communication, Coherence dan lainnya yang mengedepankan visi misi dan program. Bkan mencela atau memblack-campaignkan orang lain.

 

Fungsionaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu juga membahas mengenai potensi kerjasama bisnis digital startup antara Indonesia dan India.  Meski termasuk dalam negara berkembang namun India merupakan penyumbang startup terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dengan jumlah 8.000 startup.

“India banyak memiliki startup ecommerce seperti Flipkart, Snapdeal dan MakeMyTrip kita ingin coba menjajaki kerjasama agar bisnis startup dalam negeri bisa lebih kolaborasi dengan India,” pungkas Anthony.

Saat pertemuan, Duta Besar RI untuk India, Sidharto R Suryodiputro menyampaikan pihaknya akan membantu memfasilitasi kolaborasi kerjasama antar pengusaha Indonesia dan India."Insya Allah, kita akan terus membantu startup digital dalam negeri untuk berkolaborasi dengan pengusaha di India,” ujarnya.


Reporter: ASH

Editor : Birny Birdieni 

Annisa Setya Hutami
14-03-2018 10:21