Main Menu

PKB Nilai Peluang Mahfud MD Kecil Jadi Cawapres Jokowi

Wem Fernandez
15-03-2018 16:08

Mahfud MD. (GATRA/Ardi Widi Yansah/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy mengatakan, peluang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD sangat kecil untuk menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi petahana Joko Widodo (Jokowi). 

Selain persyaratan 20% presidential thereshold, Mahfud juga tidak memilki kendaraan politik untuk maju. “Kecuali kalau presiden theresholdnya kecil ya. Jadi kalau kecil memungkinkan untuk non-partai cawapresnya. Karena bisa mengandalkan tingkat popularitas, bisa andalkan elekatabilitasnya,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, (15/3). 

Dengan syarat presidential thereshold tersebut, otomatis calon harus menggandeng partai politik atau didukung oleh partai politik. Sedankan kondisi saat ini, setiap partai politik memilki calonnya sendiri untuk diusung. 

“Artinya kebuka saja kemungkinan, kalau misalnya Jokowi menggaet Pak Mahfud. Tapi harus menaklukan dulu, menaklukan PDI-Perjuangan, menaklukan partai koalisi lain, minimal Golkar lah,” katanya. “Golkar kan dia bersiap-siap juga mendeklarasikan Airlangga misalnya, apalagi PKB, PPP . Ketum-ketumnya kan sudah mendeklarasikan diri sebagai cawapres,” ujar Lukman. 

Sementara itu untuk nama ketua umum partainya, Muhaimin Iskandar (cak Imin), Lukman menambahkan masih dalam taraf komunikasi dengan calon presiden yang maju, baik Prabowo Subianto dan Jokowi. Sejauh ini repson keduanya juga cukup bagus dengan majunya Cak Imin.

“Kalau kita baca dari beberapa tokoh PDI-Perjuangan seperti Ahmad Basarah yang menyatakan sosok Cak Imin sosok yang prioritas untuk diperhatikan. Di poros Pak Prabowo juga Cak Imin menjadi pertimbangan. Jadi Cak Imin ini sekarang jadi pengangin cantik lah,” terang Lukman.


Reporter : Wem Fernandez  
Editor: Nur Hidayat

 

Wem Fernandez
15-03-2018 16:08