Main Menu

Rakernas Golkar: Arus Kuat Daerah Menghendaki Airlangga Cawapres Jokowi

Anthony Djafar
23-03-2018 14:20

Rakernas Partai Golkar 2018. (GATRA/Anthony Djafar/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Ketua DPP Partai Golkar Roem Kono mengatakan bahwa ada sejumlah pengurus DPD Golkar di daerah yang menginginkan agar Presiden Jokowi mempertimbangkan untuk menjadikan Airlangga Hartarto, ketua umum Golkar, sebagai Calon Wakil Presiden mendatang.


“Ada suara-suara dari daerah-daerah yang menginginkan Airlangga sebagai Cawapresnya Jokowi. Ini mimpi dan harapan partai Golkar kepada pak Jokowi,” kata Roem Kono di sela-sela acara Rakernas Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (23/3).

Meski kata Roem Kono selama ini ketua umum Golkar, Airlangga Hartarto tidak pernah sekalipun berbicara soal Cawapres baik itu di rapat-rapat internal Golkar maupun di luar.

“Kalau seandainya Presiden menginginkan pak Jusuf Kalla namun terbentur aturan, maka Partai Golkar masih punya kader lain yang salah satunya, ketua umumnya Airlangga Hartarto,” kata Roem Kono.

Roem Kono mengaku baik Golkar maupun Airlangga belum ada pembicaraan-pembicaran dengan Presiden Jokowi soal Cawapres

“Beliau (Airlangga) selama ini betul-betul menjalankan Nawacitanya Jokowi sampai sekarang sebagai menteri di kabinet Jokowi,” katanya.

Roem Kono yang juga ketua MKGR ini menyebut sosok Airlangga sangat tepat berdampingan dengan Jokowi karena selama ini bekerja cukup baik dan menjalankan semua program Jokowi selama kepemimpinannya.

“Pak Airlangga menjalankan program pak Jokowi dan itu bukan basa-basi. Dan Golkar merupakan partai yang kuat dalam infrastruktur kader,” katanya.

Soal apakah nantinya dalam Rakernas ini diputuskan Golkar akan mengusung Airlangga sebagai Cawapres, Roem kono menyebut belum ada kepastian.

“Kita lihat perkembangan dalam pembahasan di komisi-komisi nantinya. Kita lihat pandangan dari daerah-daerah. Arus kuat menginginkan kader dari partai dampingi Jokowi dan yang tepat itu Airlangga sebagai Wapres. Kita ingin membangun bangsa ini dan era globalisasi semakin besar tantangannya dan itu harus ditopang oleh kader yang kuat seperti pak Airlangga,” katanya.

Airlangga Hartarto sendiri ketika ditanya awak media soal Cawapres Jokowi, mengelak bicara panjang. “Itu pertanyaan klasik dan jawabannya juga harus klasik. Menunggu waktu yang tepat. Ya setelah Pilkada, ya,” katanya.

Editor: Anthony Djafar

 

Anthony Djafar
23-03-2018 14:20