Main Menu

SBY dan AHY akan Jadi Jurkam Ganjar Pranowo

Mukhlison Sri Widodo
25-03-2018 09:32

Peresmian posko bersama Ganjar-Yasin di Semarang, Jawa Tengah. (GATRA/Arif Koes/FT02)

Semarang, Gatra.com - Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan ikut turun sebagai juru kampanye (jurkam) calon gubernur kader PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo. 

Dalam pemilihan gubernur Jawa Tengah, Partai Demokrat turut mengusung pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin.

Ketua Dewan Pembina  dan Ketua Komando Tugas Bersama pemenangan Partai Demokrat itu akan keliling Jateng.

“Pak SBY dan Mas AHY akan roadshow ke Jateng 5 April sampai 15 April untuk memenangkan Ganjar-Yasin,” kata Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jateng Tety Indarti, saat peresmian posko bersama Ganjar-Yasin di Jalan Dokter Cipto, Semarang, Sabtu (24/3).

Menurut Tety, kader partainya juga sudah bergerak di wilayah masing-masing. Seluruh DPC Partai Demokrat di 35 daerah di Jateng diinstruksikan untuk bergerak menggalang dukungan.

Sebagai pengusung kadernya, PDI Perjuangan menyebut telah lebih dulu bergerak menggelar rapat kerja cabang khusus di 35 daerah. 

“Seluruh DPC sudah rakercabsus dan dilanjutkan deklarasi, kami all out urunan untuk kemenangan Ganjar-Yasin,” kata Sekretaris DPD PDIP Jateng Bambang Kusriyanto.

Partai asal Taj Yasin, PPP, pun demikian. Ketua DPW PPP Jateng Masrukhan Syamsurie menyatakan, seluruh kader PPP tegak lurus mengawal Ganjar-Yasin. 

Ganjar-Yasin diusung PDIP, PPP, Partai Demokrat, Nasdem, dan turut didukung Golkar. Seluruh pimpinan partai pendukung Ganjar Yasin hadir dalam peresmian posko bersama. 

Peresmian posko diawali dengan kedatangan Ganjar dan Yasin yang diarak dengan tujuh tumpeng.

Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimoen Zubair memberi tauziah tentang kebhinekaan Indonesia.

“Indonesia terbentuk dari berbagai suku dan kelompok tetapi tetap satu,” kata kiai yang akrab disapa Mbah Moen itu.

Mbah Moen berkata, ia mendukung Ganjar Yasin bukan hanya karena ia ayah Taj Yasin. Tapi karena sejak lama mengenal dan akrab dengan Ganjar Pranowo.

“Allah menciptakan dunia ini dalam dua tahapan, maka pembangunan di Jateng oleh Pak Ganjar harus dilanjutkan dua periode,” ujarnya.

Adapun Ganjar Pranowo mempersilakan Taj Yasin membuka acara. Menurutnya, inilah gaya birokrasi yang ia lakukan bersama Heru Sudjatmoko selama lima tahun.

“Wakil bicara duluan, gubernur yang memutuskan. Jadi antara gubernur dan wagub tidak saling menyingkirkan,” katanya.

Ganjar juga mengutip pesan Rais Syuriah PWNU Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh untuk mempertahankan Pancasila dan NKRI. 

“PWNU berpesan Pancasila kita jaga dan NKRI harus tetap berdiri. Jadi jangan percaya 2030 Indonesia bubar, apalagi hanya mengutip novel,” ujar Ganjar menyinggung ucapan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Di Pilgub Jateng, Gerindra memimpin koalisi PKB, PAN, dan PKS mengusung Sudirman Said dan Ida Fauziyah.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
25-03-2018 09:32