Main Menu

Kepala Daerah dari PDIP Janjikan Kemenangan Besar untuk Ganjar

Mukhlison Sri Widodo
25-03-2018 20:44

Rapat koordinasi PDI Perjuangan dan partai koalisi untuk pemenangan Ganjar-Yasin di Hotel Ciputra Semarang, Minggu (25/3). (Dok. Tim Media )

Semarang, Gatra.com - Kantung-kantung suara PDI Perjuangan di Jawa Tengah, termasuk wilayah dengan kepala daerah dari partai banteng, menjanjikan perolehan suara tinggi dalam pemilihan gubernur Jateng untuk pasangan calon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin Maimoen.

PDI Perjuangan Kota Semarang, misalnya, menargetkan suara sampai 70% untuk pasangan nomor urut satu dalam pilgub Jateng tersebut.

Target ini diungkapkan saat rapat koordinasi PDI Perjuangan dan partai koalisi untuk pemenangan Ganjar-Yasin di Hotel Ciputra Semarang, Minggu (25/3). 

Selain PDI Perjuangan, hadir perwakilan Partai Golkar, Partai Demokrat, PPP, dan Partai NasDem.

Dalam pertemuan tertutup tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Hendrar Prihadi optimistis Ganjar-Yasin akan meraih 70% suara di Kota Semarang. 

Wali Kota Semarang ini memaparkan sejumlah analisis politik untuk memenangkan pasangan tersebut di Kota Semarang.

Menurut dia, pada Pilgub 2013, Ganjar yang menjadi penantang saja mampu meraup 51,26% suara di Kota Semarang.

"Padahal waktu pilgub 2013 itu, hanya PDI Perjuangan yang mengusung, dan jumlah kursi di dewan pun hanya 9 kursi,” kata Hendi, sapaannya.

Ia yakin dengan target suara itu karena saat ini punya modal lebih besar, yaitu 15 kursi PDI Perjuangan dari pileg 2014. 

 "Ini ditambah jumlah kursi koalisi partai pengusung lain, maka total kami punya modal 29 kursi", ujarnya.

Hendi menjelaskan, jumlah 29 kursi di DPRD Jateng tersebut setara dengan hampir 460 ribu pemilih. 

Kalau dihitung dengan jumlah suara sah di pilgub sebelumnya, persentase suara mencapai 72% suara.

"Ini menjadi modal besar bagi kami. Tantangannya adalah bagaimana suara tersebut bisa tetap bulat hingga hari pencoblosan,” katanya.

Target Hendi selaku ketua PDIP yang menjabat sebagai Wali Kota Semarang didukung partai koalisi di ibukota provinsi Jateng tersebut.

"Minimal mempertahankan suara Golkar di pileg 2014 sebesar 57 ribu di Kota Semarang, namun target kami bisa berkontribusi sekitar 70 ribu suara yang kami upayakan dengan membentuk kader hingga ke tingkat RT,” jelas Ketua DPD II Partai Golkar Kota Semarang, Petit Widiatmoko.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Semarang, Danur Rispriyanto mengatakan, akan mengenalkan Ganjar-Yasin melalui garis partai sampai ke tingkat bawah. "Termasuk organisasi sayap seperti Perempuan Demokrat,” tuturnya. 

Partai Nasional Demokrat senada. "Kami ada Garda Pemuda, Garnita, Liga Mahasiswa juga yang akan kami kolaborasikan untuk pemenangan," kata Ketua DPD NasDem Kota Semarang, Ridwan Pangestu.

Ketua DPC PPP Kota Semarang, M Tafrikan menyatakan, selain partai dan organisasi sayap, basis massa ideologi juga berperan. 

"PPP memiliki Forum Ulama Ka'bah yang di dalamnya ada 200 kiai di Kota Semarang dengan dukungan pondok pesantren dan majelis taklim", kata dia.

Sebelumnya Ketua DPC PDI Perjuangan Wonogiri yang juga Bupati Wonogiri Joko Sutopo pun menjanjikan kemenangan hingga 80 persen untuk Ganjar-Yasin dalam Pilgub Jateng 2018.

Menurut dia, Wonogiri harus jadi contoh sukses bagi kemenangan Ganjar - Yasin.

"Kita harus kawal kemenangan ini sampai nanti saat pencoblosan 27 Juni," kata Joko di depan Ganjar dan para pengurus PDIP Wonogiri, Rabu (21/3).

Ia bilang, modal mencapai target tersebut adalah kader yang militan, solid, dan kuat. "Kami optimistis 80 persen bisa tercapai. Pasukan PDIP dan partai koalisi akan kompak memenangkan pasangan nomor urut satu," kata Jekek, panggilan akrab Joko.

Selain mereka, ada Wali Kota Solo sekaligus Ketua PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang menargetkan Ganjar Yasin menang 75 persen di kota tersebut. Sebagai catatan, PDI Perjuangan memiliki 19 kepala daerah di 35 kota dan kabupaten di Jateng.

Ganjar  pun berharap perolehan suaranya mengulang capaian pada Pilgub Jateng, termasuk di Kabupaten Banyumas yang menyumbang suara paling banyak di Jateng. 

Saat itu, Ganjar dan pasangannya Heru Sudjatmoko meraup sekitar 419 ribu suara.

"Saya tidak tahu, apakah kemenangan besar di Banyumas pada 2013 akan terulang tahun ini. Yang bisa menjawab adalah panjenengan semua, masyarakat Banyumas," kata Ganjar, Minggu (25/3) saat deklarasi relawan Ganjar-Yasin Banyumas "Njambal Mendoan" di Lapangan Patikraja, Banyumas.

Ganjar mengungkapkan, selama memimpin Jateng, dukungan Pemerintah Kabupaten Banyumas cukup besar. 

"Karena memang politik anggaran membutuhkan dukungan bupati, Banyumas selama ini selaras. Saya naikkan infrastruktur 300 persen dan Kabupaten Banyumas mengikuti menaikkan anggaran besar sekali," kata petahana Gubernur Jateng itu.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
25-03-2018 20:44