Main Menu

Dianggap Mampu Sejahterakan Rakyat, Sultan Jogja Diusulkan Jadi Cawapres Prabowo

Mukhlison Sri Widodo
30-04-2018 21:09

Sri Sultan Hamengku Buwono X.(ANTARA/Feny Selly/re1)

Yogyakarta, Gatra.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DI Yogyakarta resmi mengusulkan nama Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. Sultan dianggap mampu sejahterakan rakyat.

 

Sekertaris DPD Gerindra DI Yogyakarta Dharma Setiawan mengatakan  pengusulan nama Sultan ke DPP Gerindra karena Prabowo membutuhkan sosok yang bukan dari partai politik.

“Sultan bukan berasal dari partai dan merupakan salah satu pemimpin daerah yang berhasil membawa Yogyakarta sejahtera,” kata dia di Gedung DPRD Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Senin (30/4).

Sebagai pemimpin, Sultan dianggap teruji karena membawa DI Yogyakarta meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan daerah tujuh kali berturut-turut. 

Menurut Dharma, sebagai pemimpin daerah, Sultan dianggap  memberi rasa aman dan mengayomi warganya, sehingga Sultan dianggap calon yang tepat sebagai cawapres.

“Ada kesesuaian antara Sultan dengan Prabowo. Keduanya adalah figur yang memiliki pemikiran mengutamakan peningkatan ekonomi rakyat dan memperkuat ekonomi domestik,” lanjut Dharma.

Sultan, menurut Dharma, mampu mengimbangi Prabowo yang berambisi membawa Indonesia sebagai Macan Asia. 

Dengan pemikiran yang besar dan pergaulan yang luas di dunia internasional, Prabowo yang sudah ditetapkan sebagai calon presiden oleh Gerindra membutuhkan sosok yang peduli pada kemajuan industri pertanian dan ekonomi lokal.

Namun Dharma mengatakan pengajuan nama Sultan sebagai cawapres ini hanya sekadar usulan. Terpilih atau tidak, itu keputusan Prabowo bersama partai koalisi.

“Selain usulan, kami juga memberi pandangan ke pusat, bahwa sesuai dengan UU Keistimewaan, Sultan telah ditetapkan sebagai Gubernur DI Yogyakarta. Nah apakah UU Keistimewaan itu membolehkan Sultan maju sebagai Wakil Presiden, itu yang akan kami kaji lebih lanjut,” katanya.

Dharma mengatakan usulan ini berasal dari DPD Gerindra. Sebab sesuai dengan keputusan DPP Gerindra, DPD dipersilakan mengusulkan dan mendorong nama sebagai cawapres sebagai bahan pertimbangan. 

Dengan munculnya nama Sultan ini, menurut Dharma, Prabowo dan partai koalisi sekarang  memiliki empat nama  cawapres yang bisa digodok, yaitu Anies Baswedan, Ahmad Heryawan, dan Gatot Nurmantyo.

Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada wartawan mengatakan ia sama sekali tidak tahu pengusulan cawapres tersebut dan tidak pernah ada komunikasi dengan parpol.

“Jangan tanya saya, silakan tanya ke yang mengusulkan,” jawabnya singkat.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
30-04-2018 21:09