Main Menu

Eks Napi Korupsi Dilarang Jadi Caleg, Gerindra : Itu Harga Mati

Abdul Rozak
24-05-2018 11:34

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. (Antara/Muhammad Adi Maja/RT)


Jakarta, Gatra.com - Partai Gerindra mendukung putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang melarang eks narapidana kasus korupsi berpartisipasi dalam pemilu legislatif 2019. Gerindra berharap putusan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat.

 

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno menyebut, larangan ikut serta bagi eks napi korupsi merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar lagi.

"Ini pesan jelas untuk semua politisi dan birokrat maupun juga di dunia usaha untuk tidak sama sekali memberikan ruang bagi kegiatan yang syarat potensi korupsi KKN. Bagi kami ini (larangan KPU) adalah harga mati," kata Sandiaga di Balai Kota, Kamis (24/5).

Wakil Gubernur DKI Jakarta ini mengajak masyarakat mendukung keputusan KPU yang melarang mantan napi kasus korupsi terlibat di pileg 2019. Dengan catatan, jika keputusan pengadilan sudah inkrah atau tetap.

Sandi optimis larangan itu membawa dampak besar bagi generasi muda yang terjun ke dunia politik. Selain itu, cita-cita Indonesia bebas korupsi di masa yang akan tercapai.

"Tentu di literatur literatur jelas ada sanksi sangat tegas bagi pelaku korupsi tidak lagi bisa dicalonkan. dan kami mendukung ini sebagai langkah tegas ini," pungkas Sandi.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
24-05-2018 11:34