Main Menu

Survei Roda Tiga Konsultan: Elektabiltas Jokowi Paling Tinggi

Iwan Sutiawan
24-05-2018 17:04

Direktur Riset Roda Tiga Konsultan, Rikola Fedri, kedua dari kiri. (GATRA/Iwan Sutiawan/re1)

Jakarta, Gatra.com - Elektabilitas Joko Widodo (Jokowi) masih tertingi dibanding nama-nama lainnya, termasuk Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto, yang digandang-gadang akan maju sebagai calon presiden (capres) 2019.

"Elektabilitas Joko Widodo masih tertinggi dengan 48,2%," kata Rikola Fedri, Direktur Riset Roda Tiga Konsultan, saat merilis hasil jajak pendapat lembaganya bertema "Isu-Isu Pemerintah, Kinerja Presiden dan Gerakan Ganti Presiden 2019" di Jakarta, Kamis (24/5).

Menurut Rikola, hasil ini merupakan jawaban dari pertanyaan yang diajukan pihaknya, yakni kalau hari ini dilakukan pilpres langsung, siapa capres yang akan dipilih dengan mengajukan 19 nama kepad responden.

"Dengan bantuan pilihan jawaban tertutup, Jokowi dipilih oleh 48,2% responden sebagai presiden jika pemilihan dilakukan hari ini. Sementara Prabowo disebutkan oleh 22% pemilih," kata Rikola

Posisi selanjutnya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,1% dan Gatot Nurmantyo 2,7%. "Di posisi ketiga alternatif AHY bersaing dengan Gatot Nurmantyo dalam rentang margin of error," katanya.

Selanjutnya, Hary Tanoesoedibjo (HT) 1,4%, Muhammad Zainul Majdi (TGB) 1,2%n Anies Rasyid Baswedan 0,8%, Muhaimin Iskandar 0,6%, Air Langga Hartato 0,3%, Yusril Ihza Mahendra 0,3%, Muhammad Romahurmuziy 0,2%, Surya Paloh 0,2%, Wiranto 0,2%, dan Zukifli Hasan 0,2%.

"Mohamad Sohibul Iman 0,1%, Chaerul Tanjung 0,1%, Puan Maharani 0,1%, lainnya 0,2%, rahasia 4,8%, dan respon tidak menjawab atau tidak tahu 12,3%," kata Rikola.

Roda Tiga Konsultan melakukan survei ini pada 21 April hingga 2 Mei 2018, menggunakan metode stratified systemic random sampling, melibatkan. 1.610 responden, dengan margin of error 2,5%.

"Populasinya adalah seluruh warga negera Indonesia berusia 17 tahun ke atas atau mempunai hak pilih dan berdomisili di Indonesia. Responden terdistribusi secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia," kata Rikola.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
24-05-2018 17:04