Main Menu

Pilgub Sumsel, Populi Center: Elektabilitas HDMY Masih Tertinggi

Iwan Sutiawan
12-06-2018 23:54

Survey elektabilitas 4 pasang calon. (Dok.Populi Center/RT)

Jakarta, Gatra.com - Populi Center kembali mengeluarkan hasil survei tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Elektabilitas pasangan calon (paslon) Herman Deru-Mawardi Yahya (HDMY) berada di urutan dengan tingkat keterpilihan 40,8%.

Peneliti Senior Populi Center, Hartanto Rosojati, dalam siaran pers yang diterima Gatra.com di Jakarta, Selasa (12/6) menyamaikan, untuk posisi kedua ditempati paslon Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas sebesar 30,3%.

"Di urutan ketiga diperoleh pasangan calon Ishak Mekki-Yudha Pratomo dengan 13,1% dan di peringkat keempat oleh pasangan calon Saifudin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah dengan 4,3%. Sementara itu masyarakat yang menjawab tidak tahu sebesar 11.6%," katanya.

Urutan tingkat elektabilitas ini, lanjut Hartanto, sama dengan dua survei sebelumnya yakni Maret dan Januari 2018. Meski demikian terdapat hal yang menarik, yakni selisih tingkat dukungan menjelang pemilihan antara pasangan HDMY yang berada di peringkat pertama dengan pasangan Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas di posisi kedua yang telah menyentuh dua digit angka dengan selisih 10,5%.

Sementara untuk tingkat kemantapan pilihan calon yang dipilih, terjadi peningkatan dibanding survei sebelumnya, yakni dari 57,8% pada bulan Maret menjadi 67,5% di bulan Mei 2018. Sedangkan pemilih yang menjawab masih mungkin akan mengubah pilihannya dalam pemilu sebesar 22,0%, sedangkan sebesar 10,5% belum menentukan pilihannya.

"Ini menunjukkan bahwa para pemilih di Sumatera Selatan sudah semakin memiliki preferensi terhadap tokoh yang akan dipilih dalam pemilihan Gubernur Sumatera Selatan mendatang," katanya.

Survei kali ini juga menguji tingkat popularitas para kandidat dan paslon. Herman Deru merupakan cagub paling terpopuler yakni sebesar 90,5%, disusul Dodi Reza Alex dengan 79,8%. Di urutan ketiga, terdapat nama Ishak Mekki dengan 76,4%, disusul di urutan keempat oleh Mawardi Yahya (Wakil dari Herman Deru) dengan 39,9%.

Bukan hanya itu, Herman Deru juga mempunyai akseptabilitas tertinggi. Urutan selanjutnya adalah Dodi Reza Alex, Ishak, Saifudin Aswari, dan Mawardi Yahya yang saling bertukar dalam beberapa kategori.

Menurut Hartanto, kategori akseptabilitas tersebut antara lain kategori calon yang dianggap bersih dari korupsi, paling berani memberantas korupsi, paling mampu memimpin, paling religius/taat beragama, paling tegas, paling disukai, dan calon yang paling layak memimpin.

"Kategori yang menarik adalah pada tokoh yang paling bersih dari korupsi. Pada survei bulan Maret 2018 nama Dodi Reza Alex menempati urutan pertama, namun pada survei bulan Mei 2018 peringkat tersebut diambil alih Herman Deru dengan 24% atau meningkat dari 20,1%, sedangkan Dodi Reza memperoleh 18,1% atau menurun dari 20,6%," katanya.

Untuk urutan ketiga dan keempat nama, masing-masing Ishak Mekki mendapat 10,5% dan Saifudin Aswar Rivai mendapat 2,0%. Hal yang sama juga terlihat pada kategori tokoh yang dinilai paling berani memberantas korupsi.

Hasil survei ini juga menunjukkan tingginya partisipasi pemilih pada pilgub Sumsel. Sebanyak 99,6% masyarakat Sumsel ingin ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi nanti. Sedangkan masyarakat yang masih ragu-ragu untuk berpartisipasi sebesar 0,3% dan masyarakat yang tidak menjawab sebesar 0,1%.

Terdapat hal yang menarik pada survei kali ini, yakni ketika melihat kategori pemilih yang masih mungkin berubah pilihannya, dari 22,0% pemilih pada kategori tersebut, sebesar 62,1% dari 22,0% masih belum bisa menentukan pilihan pasangan calon alternatifnya.

Adapun untuk kategori elektabilitas partai politik (papol) apabila pemilihan legislatif dilaksanakan saat survei, PDIP menjadi parpol yang memiliki tingkat keterpilihan tertinggi sebesar 20,9%. Selanjutnya Partai Golkar dengan 14,6%, Partai Gerindra 14,0%.

"PDIP menjadi partai secara stabil dan konsisten berada di peringkat teratas, meski peringkat teratas di bulan September 2017 pernah diduduki oleh Partai Golkar dengan 22,1%," katanya.

Populi Center melakukan survei mulai tanggal 15 hingga 21 Mei 2018 di 80 desa atau kelurahan yang tersebar secara proporsional di seluruh kabupaten atau kota di Provinsi Sumsel. Menggunakan metode wawancara tatap muka melibatkan 800 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Adapun Margin of error pada survei kali ini sebesar 3,39% dengan tingkat kepercayaan 95%.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
12-06-2018 23:54