Main Menu

Distribusi Logistik Pilkada NTT Sudah 90 Persen

Sujud Dwi Pratisto
18-06-2018 22:00

Pekerja mengangkut kotak suara untuk dimasukkan ke dalam truk sebagai persiapan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). (ANTARA/Didik Suhartono/RT)

Artikel Terkait

Kupang, gatra.com - Menjelang hari H, pelaksanaan pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 27 Juni mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT telah melakukan sebagian besar distribusi logistik seperti surat suara, tinta, formulir dan lainnya. Logistik yang didistribusikan ke-22 KPU Kabupaten dan Kota se-NTT telah mencapai 90 %. 

 

 

Sisanya ditargetnya tuntas sebelum 23 Juni mendatang. “Saat ini mereka lagi sortir. Jadi tidak ada masalah lagi. Harapan kami 27 Juni mendatang pelaksanaannya lancar sesuai  yang diharapkan ,” kata Juru Bicara KPU NTT Yosafat Koli  kepada Gatra.com, Senin ( 18/6).

 

Agar proses pendistribusian berjaalan lancar sesuai target, ungkap Yosafat KPU NTT terus membangun komunikasi dengan para penyedia jasa logistik. Pihak penyedia jasa sudah menyatakan komitmennya untuk mengganti logistik yang rusak. “Syukur sejauh ini masih lancar, belum ada kendala kerusakan. Semuanya masih berjalan normal ,” kata Yosafat.  

 

Meski belum ada temuan adanya logistik yang rusak, namun sejumlah KPUD Kabupaten dan Kota melaporkan bahwa hingga saat ini mereka belum menerima formulir, sampul dan template untuk pemilih disabilitas. Menurut Yosefat kendala tersebut terjadi lantaran terjadi keterlambatan dalam pendistribusian. "Sesuai laporan, besok atau lusa semua sudah tiba. Saat ini dalam perjalanan ,”ujar Yosafat.

 

Sementara itu Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama dengan panwas kabupaten dan kota terus mengawasi pengadaan dan pendistribusian logistik. " Kami terus berkoordinasi untuk memantau proses tahapan pendistribusian logistik sampai di kabupaten dan kota. Syukur sejauh ini sesuai laporan dari teman teman, semuanya masih lancar ,” kata Thomas.

 

Terkait pelanggaran dalam proses Pilkada di tingkat Provinsi ataupun kabupaten dan kota, Thomas menungkapkan bahwa sampai saat ini Bawaslu NTT  belum menemukan ada pelanggaran. Semua masih berjalan sesuai koridor. “Belum ada temuan temuan pelanggaran yang bersifat serius. Kami harapkan sisa waktu seminggu mendatang juga tidak ada temuan ,” tukasnya.


Reporter : Antonius Un Taolin (Kupang)

Editor     : Sujud Dwi Pratisto  

Sujud Dwi Pratisto
18-06-2018 22:00