Main Menu

Pilkada NTT, Pasangan Marianus Sae – Emilya Nomleni Klaim Menang Di Real Count

Sujud Dwi Pratisto
27-06-2018 21:49

Kotak suara yang berisi logistik Pilkada NTT (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha/yus4)

Artikel Terkait

Kupang, Gatra.com - Sejumlah lembaga survei telah merilis hasil quick count atau perhintungan cepat pemilihan gubernur (pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT).  Pasangan Viktor B. Laiskodat dan Joseph Nae Soi  unggul dari pasangan lainnya. Kubu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disusung PDI Perjuangan, Marianus Sae – Emilya Nomleni menilai hasil quick count  merupakan upaya penggiringan opini.

 

Viktor Mado Watun, ketua tim pemenangan pasangan Marianus Sae-Emilia Nomleni  mengungkapkan bahwa justru data real count yang diperoleh PDI Perjuangan menunjukan pasangan dengan  tagline, Marhaen ini yang menjadi pemenangnya. “Justru data lisan yang kami terima, kami  menang telak dari Lembata sampai Labuan Bajo. Yang kita himpun sekarang adalah real  count,” kata Viktor Mado Watun di Kantor PDI Perjuangan NTT, Kupang, Rabu (27/6)

Menurut Viktor Mado, data real count lebih akurat dibandingkan quick count karena  pengumpulan datanya diperoleh dari semua data modul C1-KWK, sebagai bagian dari hasil  pasti perolehan suara di masing-masing Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Kabupaten dan kota. “Jadi quick count mereka boleh menang, tapi kami juga mengklaim  bahwa kami menang,” ujarnya.

Bekas Wakil Bupati Lembata itu meyakini masyarakat NTT cukup cerdas, untuk itu dia mengimbau agar para pendukung pasangan Marhaen tetap tenang mengikuti proses ini dan semua tahapan. Mulai di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sampai di tingkat KPUD Provinsi. “Di Timor Barat tidak mungkin seorang Emi Nomleni sebagai puteri kelahiran Timor, tidak mendapat suara di daratan Timor,” terang Victor Mado.

Jika berdasarkan hasil real count yang dihimpun PDI Perjuangan NTT, ungkap Victor Mado,   perolehan suara pasangan Marianus Sae – Emilya Nomleni menang tipis dari pasangan  Viktor B. Laiskodat dan Joseph Nae Soi. “ Dengan demikian kalau data suara daratan Flores  masuk, saya rasa angkanya pasti akan berubah. Optimisme ini berdasarkan laporan dari  teman –teman di Kabupaten ,”tukasnya.


Reporter : Antonius Un Taolin

Editor     : Sujud Dwi Pratisto

Sujud Dwi Pratisto
27-06-2018 21:49