Main Menu

Duet JK-AHY di Pilpres 2019, PDIP; Baru Wacana

Wem Fernandez
02-07-2018 16:01

Wapres Jusuf Kalla bertemu dengan Presiden ke-16 SBY. (Dok. Setwapres/FT02)

Jakarta, Gatra.com -- Partai Demokrat belakangan ini menelorkan rencana untuk membentuk poros baru Jusuf Kalla (JK) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menanggapinya santai. Ia menyebut rencana itu baru wacana untuk melawan presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres, 2019 mendatang. Salah satu yang mencuat dari poros alternatif adalah menduetkan Jusuf Kalla dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Boleh dan sah-sah saja (Duet JK-AHY). Tidak ada masalah dengan kami. Demokrasi memberi ruang leluasa untuk berkreasi dalam perburuan jodoh paslon," jelas Hendrawan saat dikonfirmasi, Senin, (2/7).

Hendrawan menambahkan, duet JK-AHY ini tidak langsung dianalisis sebagai saingan utama petahana Jokowi di Pilpres mendatang. Masih terlalu dini juka menyebutkan duet keduanya bakal terealisasi.

"Tahap ini semua masih cair, baru wacana, bebas," katanya singkat.

Nama Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) muncul dalam poling internal untuk diduetkan pada Pilpres.

"Memang kita bikin polling secara internal yang hasilnya 90% menginginkan adanya Koalisi alternatif. Salah satu nama yang kami anggap kapabel, baik secara elektabilitas dan pengalaman salah satunya kepemimpinan Pak JK yang pernah bersama sama Pak SBY juga saat Ini menjadi wapres Jokowi," jelas Ketua Divisi Komunikasi Publik PD, Imelda Sari, Senin, (2/7).


Reporter : Wem Fernandez 

Editor: Aries Kelana

 

Wem Fernandez
02-07-2018 16:01