Main Menu

Mantan Cabup Situbondo Somasi DPC PPP Minta Balikkan Uang Hampir Rp 1 Milyar

Iwan Sutiawan
12-07-2018 14:56

Ilustrasi surat somasi.(Shutterstock/re1)

Situbondo, Gatra.com - Mantan calon Bupati Situbondo periode 2010-2015, H Suroso, kembali melayangkan somasi terhadap DPC PPP Situbondo agar mengembalikan uang hampir Rp 1 milyar yang awalnya akan digunakan sebagai biaya operasional (biaya politik) sebagai calon bupati (cabup).

"Somasi ke DPC PPP Situbondo pada hari ini sudah yang kedua kali, karena tidak ada itikad baik, kami selaku kuasa hukum melayangkan kembali somasi kedua [terakhir]," kata Supriyono, Kuasa Hukum H Suroso di Situbondo, Jawa Timur, Kamis (12/7).

Menurut Suroso, sesuai Putusan Banding Mahkamah Agung (MA) tanggal 22 Agustus 2014 Kasasi dengan Nomor 3400 K/Pdt/2012 yang mengabulkan permohonan mantan Cabup 2010-2015 Suroso bahwa tergugat DPC PPP untuk mengembalikan biaya operasional pencalonan penggugat sebanyak Rp 857 juta.

Suroso menggugat DPC PPP Situbondo soal biaya operasional pencalonan yang hampir mencapai Rp 1 milyar tersebut, kata Supriyono, karena pada saat Suroso mencalonkan Bupati Situbondo tahun 2010 gagal atau gugur saat mengikuti tes kesehatan.

"Karena beliau [Suroso] dalam pencalonannya gugur di tes kesehatan, tentunya uang biaya operasional itu kan harus dikembalikan, dan Mahkamah Agung juga telah memutuskan dan mengambulkan permohonan kasasi H Suroso," ujarnya.

Terkait upaya tersebut, pihak Suroso dan tim kuasa hukumnya melakukan aksi demonstrasi dengan berjalan kaki menuju kantor DPRD Situbondo kemudian melakukan orasi. Tidak hanya itu, untuk menyampaikan somasi, kuasa hukum Suroso juga berorasi di kantor DPC PPP Situbondo dan selanjutnya menuju kantor Pangadilan Negeri Situbondo dengan menyerahkan permohonan eksekusi.

Sementara Wakil Ketua Bidang Hukum DPC PPP Situbondo, Abdurrahman mengatakan, menghargai dan menghormati proses hukum yang sudah ada dan pihaknya juga mengakui bahwa putusan tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).

"Kalau soal hukum ada penekanan dengan melakukan aksi demo, aksi dan obsesi kuasa hukum Pak H Suroso mantan Cabup yang diusung PPP itu kami tetap menghargai," katanya dilansir Antara.

Menurutnya, DPC PPP akan menunggu proses eksekusi dari pengadilan dan pihaknya juga mengaku telah bertemu dengan Ketua Pengadilan Negeri Situbondo.

"Bahwa dalam putusan tersebut menyatakan kerugian kemudian menghukum dan mengganti kerugian sejumlah itu, namun tidak ada dalam proses penggantian muncul harus diganti dalam kurun waktu karena untuk mengganti tidak ada batasan waktu," katanya.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
12-07-2018 14:56