Main Menu

Alasan Demokrat Tawarkan AHY sebagai Capres atau Cawapres 2019

Hidayat Adhiningrat P.
14-07-2018 11:28

Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Demokrat, Imelda Sari.(GATRA/Hidayat Adhiningrat P/re1)

Jakarta, gatra.com - Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Demokrat, Imelda Sari, dalam diskusi bertajuk "Jokowi Memilih Cawapres" di Warung Daun, Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (14/7), mengungkapkan alasan kenapa partainya menawarkan Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai calon presiden atau cawapres di Pilpres 2019.

Menurutnya, di Pilpres 2019 nanti, ada 40 persen anak muda sebagai pemilih pemula yang akan memberikan hak suaranya. Partai Demokrat meyakini, AHY mampu mengambil simpati 40 persen suara anak muda tersebut.

"Ada 40 persen pemilih pemula, tentu ini salah satu yang menajdi basis pemikiran kami mencalonkan Mas Agus Harimurti Yudhoyono dan itu juga menjadi salah satu yang kami tawarkan untuk cawapres," kata Imelda.

Disisi lain, lanjutnya, dari beberapa hasil survei AHY masuk dalam bursa cawapres dan salah satu yang memiliki elektabilitas yang tinggi. "Kami punya anak muda Mas AHY yang punya market sendiri yang kalau dari survei-survei cukup tinggi, dan memiliki market sendiri (pemilih)," katanya.

Selain itu, faktor Ketua Umum Demokrat sekaligus Ayah dari AHY, Susilo Bambang Yudhoyono yang pernah memimpin 10 tahun juga bisa dipertimbangkan oleh poros koalisi yang hendak bersama Demokrat.

Partai Demokrat juga dikatakan terus melakukan komunikasi politik baik dengan kubu Joko Widodo maupun kubu Prabowo Subianto. Serta membuka peluang poros baru dengan mengajak partai lain untuk bergabung.


"Tiga opsi itu sudah ditentukan dalam sidang majelis tinggi sebuah kontrak poltik dalam menentukan capres atau cawapres. Dan disitu ideologi tentu pancasila basisnya, kedua kesejahteraan rakyat, calon presiden itu pro rakyat dan juga peduli rakyat miskin dan kecil. kemudian ketiga hukum dan keadilan tak tebang pilih," jelasnya.


Reporter : Hidayat Adhiningrat P

Editor : Bernadetta Febriana

Hidayat Adhiningrat P.
14-07-2018 11:28