Main Menu

Survei Bursa Cawapres : Elit Pilih Cawapres Kalangan Profesional

Sujud Dwi Pratisto
15-07-2018 19:08

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. (GATRA/Arif Koes/FT02)

Artikel Terkait

Jakarta,Gatra.com - Berdasarkan hasil survei The Initiative Institute ada lima calon wakil presiden (Cawapres) yang difavoritkan layak untuk maju pada Pilpres 2019 oleh kalangan elit di masyarakat. Mereka masing-masing di urutan pertama, Mahfud MD dengan prosentase 70,6%, disusul Sri Mulyani 64,1%, Chairul Tanjung 62,3%, Anies Baswedan 60,9% dan Gatot Nurmantyo 59,4%.

 

Survei dengan menggunakan pendekatan purposive sampling ini memilih responden dari kalangan elit masyarakat yakni akademisi, jurnalis, NGO, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan serta kalangan professional. Responden berasal dari enam provinsi yakni di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.

 

"Dari hasil 5 besar tersebut  menunjukkan fenomema bahwa figur-figur non partai politik mendapatkan dukungan lebih besar dari kalangan elit," kata peneliti senior The Initative Intitute, Airlangga Pribadi saat jumpa pers di Jakarta Pusat, Minggu (15/7).

 

Cawapres dari kalangan partai politik khususnya ketua umum dari partai politik hanya menempati posisi 8, yakni , Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto, sebesar 52,1% disusul Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy pada posisi 10 dengan persentase 46,1 %. Sedangkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau cak Imin berada pada posisi 12 sebesar 42,9%. 

 

"Kalau  kita melihat di jajaran cawapres sepertinya bahwa ketua-ketua parpol yang menjadi bagian dari koalisi pemerintah itu masuk dalam skala yang paling didukung. Ini kemudian berbeda dari aliansi dari kalangan koalisi yang berbeda dari Presiden Jokowi,"kata Airlangga. 

 

Ketua parpol dari luar koalisi pengusung Jokowi yang masuk bursa kelayakan bagi kalangan elit masyarakat adalah Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan pada posisi 15 dengan persentase 38,8%. Lalu ada Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra pada posisi 18 sebesar 36,6%. 

 

"Kondisi ini kemudian menunjukkam bahwa dari aliansi parpol tingkat kelayakannya publik masih melihat bahwa ketua partai politik dari koalisi pro pemerintah itu lebih mendapatkan dukungan kelayakan dibandingkan dengan ketua parpol yang di luar koalisi presiden," ujar Airlangga.

 

Hal lain yang menarik dari bursa cawapres di kalangan elit masyarakat ini posisi nomor satu yakni Mahfud MD dan kedua Sri Mulyani berasal dari kalangan teknokrat. "Artinya figur intelektual dan teknokrat itu memiliki tingkat kelayakan yang lebih baik daripada figur lainnya," tukasnya.

 

Menurut Airlangga, tidak adanya tokoh lama di urutan sepuluh besar cawapres menunjukkan bahwa generasi lama kurang diminati oleh kalangan elit.  "Buktinya nama-nama seperti Mega, Amien Rais, Wiranto, Surya Paloh, Rizal Ramli tidak masuk rangking 10 besar bursa cawapres," katanya.

 

Kandidat cawapres yang layak menurut elit

 

1 Mahfud MD 70,6% 

2 Sri Mulyani Indrawati 64,1% 

3 Chairul Tanjung 62,3% 

4 Anies Baswedan 60,9% 

5 Gatot Nurmantyo 59,4% 

6 Agus Harimurti Yudhoyono 59,2% 

7 TGB Zainul Majdi 53,5% 

8 Airlangga Hartanto 52,1% 

9 Khofifah Indar Parawansa 50,6% 

10 Romahurmuziy 46,1% 

11 Susi Pudjiastuti 43,0% 

12 Muhaimin Iskandar 42,9% 

13 Din Syamsuddin 42,7% 

14 Ahmad Heriawan 41,8% 

15 Zulkifli Hasan 38,8% 

16 Jimly Asshiddiqie 37,6% 

17 Ganjar Pranowo 37,2% 

18 Yusril Ihza Mahendra 36,6% 

19 Jusuf Kalla 33,5% 

20 Prabowo Subianto 33,5% 

21 Rizal Ramli 31,7% 

22 Moeldoko 30,5% 

23 Haidar Nashir 30,2% 

24 Tito Karnavian 29,9% 

25 Yenny Wahid 29,5% 

26 Said Aqil Siroj 28,8% 

27 Surya Paloh 23,5% 

28 Wiranto 23,0% 

29 Marsekal Hadi Gunawan 22,6% 

30 Soekarwo 21,1% 

31 Budi Waseso 20,6% 

32 Luhut Binsar Panjaitan 19,0% 

33 Sohibul Iman 18,4% 

34 Susilo Bambang Yudhoyono 16,9% 

35 Sutiyoso 16,0% 

36 Hari Tanoesoedibjo 16,0% 

37 Budi Gunawan 15,3% 

38 Rizieq Shihab 14,2% 

39 Puan Maharani 14,1% 

40 Amin Rais 11,9%

41 Megawati Soekarno Putri 5,5%


Reporter : Dara Purnama

Editor     : Sujud Dwi Pratisto 

Sujud Dwi Pratisto
15-07-2018 19:08