Main Menu

Gerindra : Episode Kardus dan Baper Selesai

Sandika Prihatnala
11-08-2018 15:09

Diskusi warung daun.(GATRA/DPU/re1)

Jakarta, Gatra.com - Sebelum Prabowo Subianto mendeklarasikan Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) pasangannya terjadi sebuah drama politik. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut Ketua Umum Partai Gerindra tersebut dengan istilah jenderal kardus.

 

Hal itu ia utarakan di akun twitternya karena pertemuan antara Prabowo dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal digelar Kamis (8/8) lalu. Ungkapan yang dilontarkan Andi Arief itu dibalas oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono dengan mengatakan SBY itu jenderal 'baper' (bawa perasaan).

Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Habiburokman mengatakan persoalan kardus tersebut sudah selesai dengan bergabungnya Partai Demokrat ke dalam koalisi Partai Gerindra, PKS dan PAN dan mencalonkan pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

"Saya buka saja kata kardus itu adalah istilah yang biasa kita gunakan di internal kita aktivis, saya, dan Pak Andi Arief kemudian Pak Arief Poyu itu kita sejak remaja bersahabat ada di satu organisasi waktu itu Partai Rakyat Demoratik. Jadi kita maki-makian biasa saja kalau kita gak suka bilang dasar kardus lu," kata Habiburokhman dalam diskusi bertajuk "Melodrama Capres dan Cawapres" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat,Sabtu (11/8).

Habiburokhman menilai ungkapan kardus itu bukanlah suatu isu hukum yang harus dibantah atau pun dibuktkkan. Apalagi hal tersebut hanyalah sebuah ungkapan di Twitter. "Sudahlah episode kardus sama baper sudah selesai. Ini sudah ada pasangan Prabowo Sandiaga di mana teman-teman Partai Demokrat sudah mengatakan walaupun langit runtuh akan mendukung Prabowo Sandi dan Pak Andi Arief juga begitu," katanya.

Bahkan saat pendaftaran pasangan calon Prabowo-Sandiaga di KPU, para petinggi Partai Demokrat sangat welcome dan bersahabat dengan teman-teman koalisi yang lain.
"Jadi sudah tidak ada masalah lagi dan terlihat sekali betapa seriusnya kubu Partai Demokrat untuk mendukung pasangan Prabowo Sandiaga Uno ini. Kenapa saya melihat yang datang itu full team ada Pak AHY dan Ibas dan Pak Hinca juga. Pak SBY malah kirim dua anaknya," katanya.

Pihaknya juga meminta isu kardus dan baper jangan terus dilontarkan dan "digoreng" lagi. Karena ini sangat tidak baik dalam konteka etima maupun adab.

"Arief Poyu dengan Andi Arief mungkin sudah ngopi dari kemaren-kemaren sudah becanda lagi. Kok orang luar malah mempersoalkan hal tersebut," katanya. 


Reporter : DPU

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
11-08-2018 15:09