Main Menu

Bagi Gerindra, Sandiaga Uno Solusi Terbaik

Sandika Prihatnala
11-08-2018 15:32

Sandiaga Uno (ANTARA/Muhammad Adimaja/re1)

Jakarta, Gatra.com - Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan Sandiaga Uno adalah solusi terbaik di antara semua pilihan cawapres yang tersedia bagi Prabowo Subianto.

 

"Jadi menurut saya ini adalah solusi terbaik dari pilihan-pilihan yang ada sehingga koalisi menerima dan Partai Demokrat menerima dengan tekad kuat," kata Habiburokhman dalam diskusi bertajuk " Melodrama Capres dan Cawapres" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8).

Sebelumnya ijtima' ulama yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama merekomendasikan dua paket pasangan calon yakni Prabowo-Salim Segaf Al Jufri dan Prabowo-Ustadz Abdul Somad.Partai Gerindra dalam hal ini menurut dia sangat menghormati hasil dari ijtima ulama tersebut.

"Ada tiga hal di ijtima ulama itu yang pertama adalah Pak Prabowo capres lalu yang kedua wakilnya kalau gak Ustadz Salim Segaf ya Ustadz Abdul Somad. Yang ketiga siapapun wakilnya tetap diendorse Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Jadi memang gak terpaku di dua nama tersebut sebetulnya bisa saja nama lain," katanya.

Ustadz Absul Somad kata Habiburokhman sudah menyatakan tidak bersedia untuk menjadi cawapres sebab dia ingin berkonsentrasi di dunia dakwah. "Kita sudah berupaya menemui, mengirim utusan ternyata uastad tidak berkenan. Dari segi mengakomodir yang namanya ijtima ulama itu upaya kami sudah cukup all out 100%," katanya.

Sementara itu rekomendasi ijtima ulama terhadap Salim Segaf tidak menghasilkan kesepakatan diantara partai-partai koalisi. Akhirnya kata dia munculah nama yang sebetulnya tidak jauh dari koalisi dan Partai Demokrat.

"Sandiaga Uno, dia sahabatnya Mas AHY. Orang yang gak jauh dan ternyata siap. Jadi kita beruntung ada stok. Karena sebetulnya Pak Sandi rugi juga karena beliau adalah Wagub DKI baru 10 bulan masih honeymoon. Kemudian beliau adalah wakil ketua dewan pembina di Gerindra posisi yang sangat tinggi di partai," katanya.

Sandiaga harus rela melepas kedua jabatan tersebut untuk bersanding dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. "Maju kan belum tentu menang. Beliau tinggalkan dua posisi tersebut," katanya.

Habiburokhman juga menepis isu-isu yang selama ini beredar di mana Prabowo membutuhkan sosok cawapres yang bisa mensupport logistik. "Saya pikir kita belajar dari Pilgub DKI Jakarta orang ngomong dan mungkin Pak Razman tau sekali Sandi dipilih karena logistiknya. Faktanya anda lihat laporan kampanye dan sebagainya keluar dana sangat minim. Artinya apa kita gak pernah pusing soal logistik karena ada jaminan dari Allah SWT," tandasnya.


Reporter : DPU

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
11-08-2018 15:32