Main Menu

Demokrat : Kami Tidak Terlambat Tapi Menunggu MTP

Sandika Prihatnala
11-08-2018 21:16

Roy Suryo.(Dok. GATRA/Dharma Wijayanto/re1)

Jakarta, Gatra.com - Partai Demokrat adalah partai terakhir yang menyatakan bergabung dengan koalisi. Akhirnya pilihan partai besutan Presiden keenam Republik Indonesia ini jatuh kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno setelah menjalani rapat di Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat.

 

"Keseriusan Partai Demokrat itu memang tercermin dari sifat kehati-hatian kami sifat kecermatan kami dan itu yang sering dianggap orang terlambat kemudian tidak cepat," kata Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Roy Suryo dalam diskusi bertajuk "Melodrama Capres dan Cawapres"di Warung Daun Cikini,Jakarta Pusat, Sabtu ( 11/8).

Kehati-hatian dan kecermatan tersebut kata Suryo sudah tercermin dari sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedari dulu. "Jadi kalau mengambil keputusan pasti firm pasti keputusan paling benar dan tak akan kemudian tiba-tiba direvisi atau ada keputusan yang tiba-tiba dikoreksi sehingga menimbulkan pertanyaan di belakangan," katanya.

Roy menampik anggapan banyak pihak bahwa Partai Demokrat terlambat dalam mengambil sikap. Sebab pada Kamis malam tidak satu pun pengurus Partai Demokrat berada pada saat acara deklarasi Prabowo-Sandi di kediaman Prabowo di Kertanegara.

"Kenapa dikatakan terlambat, bukan terlambat karena sejak awal saya punya daftar sejak awal sidang MTP paripurna terakhir itu memang hari Jumat tanggal 10 Agustus jam 08.00 pagi and i was there meskipun saya bukan anggota MTPtetapi saya menyaksikan langsung bagaimana keputusan yang diambil itu dari dua kali sidang MTP sebelumnya," kata Suryo.

Semua keputusan Partai Demokrat kata Suryo memang diambil melalui sidang MTP. Sehingga keputusan tidak sepihak atau dipengaruhi oleh pihak lain. "Pak SBY adalah ketua umum dan ketua umun pun harus melalui sebuah fungsi yang namanya MTP baru MTP memutuskan 10 Agutus jam 9 pagi," katanya.

Bahkan ketika deklarasi di Kertanegara kata Suryo rekan-rekan dari Partai Demokrat sudah ditunggu oleh mitra koalisi lainnya. "Kami mau mengirim wakil cuma waktu itu kita bilang karena keputusan ada di MTP tidak boleh mendahului MTP. Terbukti bahwa yang dihitung (partai pengusung) bukan pada saat deklarasinya tapi yang dihitung adalah pada saat penandantangan di KPU," katanya.


Reporter : DPU

Editor : Sandika Prihatnala

Sandika Prihatnala
11-08-2018 21:16