Main Menu

Pendukung Ahok Tak Mendukung Jokowi – Ma’ruf?

Hidayat Adhiningrat P.
14-08-2018 00:06

Calon presiden petahana Joko Widodo (kedua kanan) bersama calon wakil presiden Ma'ruf Amin (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/yus4)

Jakarta, GATRA.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo – Ma’ruf Amin didukung oleh para “Ahoker”, sebutan untuk pendukung Ahok (Basuki Tjahaya Purnama) mantan Gubernur DKI Jakarta. 

 

Bantahan pun muncul dari Koordinator PRIDE (Prabowo Subianto – Sandiaga Uno Digital Team), Anthony Leong yang mengatakan bahwa banyak Ahoker yang tak mendukung Jokowi – Ma’ruf Amin. 

“Jika dilihat dari percakapan media sosial yang ada, para pendukung Pak Basuki di media sosial kini mayoritasnya beralih dan ingin mendukung pemimpin yang punya kompeten di bidang ekonomi, lapangan pekerjaan,” ujar Anthony saat dihubungi (13/8/2018). 

Anthony juga menambahkan bahwa cukup banyak pendukung Ahok yang kini ingin mendukung Prabowo - Sandi. 

“Pilpres harus jadikan ajang lahirkan kepemimpinan terbaik. Teman- teman dari pendukung Pak Basuki setuju perekonomian Indonesia kian tak terarah, mereka juga sudah tidak lagi memikirkan kasus yang sudah lewat. Mereka melihat ada harapan di Prabowo-Sandi sebagai pemimpin yang bisa mengakomodir aspirasi generasi milenial dan penuh terobosan,” ujar Anthony yang juga Juru Bicara Sahabat Prabowo-Sandi. 

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunjuk Ma'ruf Amin sebagai cawapres belakangan ini menuai pro kontra dari para pendukung Basuki Tjahaja Purnama. Pasalnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu pernah menjadi salah satu saksi yang memberatkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dalam kasus penodaan agama. Akibatnya, ada banyak yang mengancam golput (tidak memilih) di Pilpres 2019. 

Pro kontra ini pun lantas dibantah oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Dia memastikan, Ahok tidak marah dengan dipilihnya Ma'ruf Amin sebagai cawapres Jokowi. Bahkan, kata dia, mantan suami Veronica Tan itu bersedia mendukung pasangan tersebut. 

"Ada yang bilang Pak Ahok marah katanya, faktanya kemarin Ahok tulis surat ke saya. Bilang saya senang pak. Kalau saya keluar dari penjara saya pingin juga ikut jadi juru kampanye (Jurkam) nanti di tim pemenangan," kata Luhut di Hotel Borobudur, Minggu (12/8).


Reporter: Hidayat Adhiningrat P

Editor: G.A. Guritno

Hidayat Adhiningrat P.
14-08-2018 00:06