Main Menu

PKS Klaim Kursi Wagub DKI, Gerindra: Mau Menang Sendiri

Abdul Rozak
14-08-2018 15:09

Sandiaga Uno (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Sandiaga Uno menjadi rebutan antara Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta. Sandi maju sebagai bakal calon wakil presiden bagi Prabowo Subianto pada pilpres 2019-2024.


Hubungan Gerindra dan PKS yang semula rukun kini mulai memanas, kedua partai ngotot wakil gubernur harus diisi kader mereka. Diketahui, Sandi merupakan kader Partai Gerindra sedangkan Anies mewakili PKS (meski bukan kader).

"Masak mau menang sendiri saja, ikuti aturan main. Satu PKS dan satu Gerindra. Kalau (wakil gubernur) PKS lagi menang banyak dong," ungkap Bendahara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI Iman Satria di Jakarta, Selasa (14/8).

Iman mengatakan, posisi wakil gubernur merupakan jatah Partai Gerindra. Jika posisi tersebut diisi PKS, maka Gerindra menilai hal itu tidak fair karena pada Pilkada DKI Jakarta 2017 kedua partai ini mengusung Anies-Sandiaga.

Untuk posisi tersebut, DPD Gerindra DKI Jakarta mengusulkan Mohammad Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI. Sedangkan di kubu PKS tersiar kabar akan mengusulkan Mardani Ali Sera, Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Saya bingung dengan sikap PKS yang mengklaim bahwa kursi Wakil Gubernur DKI itu miliknya," pungkas Iman.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Arief Prasetyo

Abdul Rozak
14-08-2018 15:09