Main Menu

Kecewa Dengan Gerindra, PBB Pastikan Netral di Pilpres

Wem Fernandez
14-08-2018 17:23

Ketua Pemenangan Presiden PBB, Sukmo Harsono. (Ist/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Partai Bulan Bintang (PBB) memastikan diri untuk netral dalam Pilpres tahun depan. Langkah ini dilakukan partai besutan Yusril Ihza Mahendra ini setelah dikecewakan Gerindra.

“Selama ini PBB sudah maksimal menjaga komunikasi dengan mereka, tetapi toh kawan-kawan Gerindra sangat acuh terhadap PBB. Sehingga sudah saatnya PBB mengambil sikap netral,” tegas Ketua Pemenangan Presiden PBB, Sukmo Harsono, Selasa (14/8).

Meski demikain Sukmo mengapresiasi Gerindra yang tetap mengajak PBB untuk ikut bergabung dalam koalisi keumatan Prabowo-Sandiaga Uno. Suara dari pemilih PBB tetap penting untuk mendongkrak elektabilitas Prabowo-Sandiaga.

“Dalam posisi saat ini tidak ada yang tidak penting, satu suara pun sangat penting apalagi suara PBB 1.9 juta suara. Namun terim kasih atas atensi Pak Mardani (Ketua DPP PKS), tetapi kami masih pada arahan ketum PBB yaitu netral,” terang dia.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry Juliantono sebelumnya menyebutkan, salah besar jika Gerindra tidak pernah mengajak PBB untuk bergabung dalam barisan partai koalisi. Komunikasi dan pertemuan internal barisan partai pendukung pasti akan mengikutertakan PBB.

“Saya rasa ada komunikasi kok. Enggak mungkin enggak ada komunikasi. Ada kok pertemuan internal,” tegas Ferry kepada wartawan, Selasa (14/8).

Yusril sebelumnya protes karena PBB tidak pernah diajak untuk bergabung dalam ‘koalisi keumatan’ Prabowo-Sandiaga. Meski tidak pernah diajak, nama PBB sering dibawa-bawa. Yusril bahkan menyebut "Koalisi keumatan hanya fatamorgana yang tak pernah ada di alam nyata.

"Kita sudah sering bantu Gerindra, tapi ketika partai kita terpuruk dikerjain KPU, apakah ada sekedar salam menunjukkan simpati pada kita? Baik Gerindra maupun PKS, PAN yang disebut koalisi keumatan itu, tidak pernah ada," tegas Yusril.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

Wem Fernandez
14-08-2018 17:23