Main Menu

Gandeng Kiai Ma’ruf, Yusril: Jokowi Menghargai Ulama

Mukhlison Sri Widodo
23-08-2018 21:14

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama KH Maruf Amin. (ANTARA/Puspa Perwitasari/FT02)

Surabaya, Gatra.com – Partai Bulan Bintang (PBB) hingga saat ini belum menentukan sikap resmi terkait arah dukungan terhadap pasangan capres dan cawapres pada Pemilu 2019 mendatang.

 

Namun demikian, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan tetap berpegang pada hasil Ijtimak Ulama, yaitu mendukung pasangan dimana terdapat ulama yang maju sebagai perpaduan nasionalis-religius.

"Pada prinsipnya, PBB akan mendukung ulama yang maju di Pilpres sesuai hasil Ijtima Ulama kemarin," kata Yusril, di Surabaya, Kamis (23/8).

Ijtima Ulama yang digelar di Hotel Peninsula beberapa waktu lalu sebenarnya merekomendasikan Prabowo Subianto untuk berpasangan dengan Habib Salim Aljufri atau Ustadz Abdul Somad.

Tetapi dalam perjalanannya, Prabowo tak mengikuti rekomendasi tersebut dan memilih Sandiaga Uno. 

Di sisi lain, Jokowi ternyata memilih KH Ma'ruf Amin yang merupakan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia.

Menurut Yusril, tak ada yang membantah bahwa Kiai Ma'ruf adalah ulama. Kiai Ma'ruf jelas keulamaannya dan memegang peran strategis di organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. 

Maka saat Jokowi memilih Kiai Ma'ruf sebagai Cawapresnya, PBB memberikan apresiasi.

Yusril menilai, pilihan Jokowi terhadap Kiai Ma’ruf Amin tersebut sebagai bentuk penghargaan atas ulama dan umat Islam. 

Dengan majunya Kiai Ma'ruf diharapkan dapat membawa kedamaian dan kemajuan dalam berbangsa dan bernegara.

"Jokowi-Kiai Ma'ruf adalah pasangan umara dan ulama," ujar mantan Menkum HAM itu.

Pilpres 2019 mendatang diikuti dua pasangan bakal calon. Yakni Jokowi-Ma'ruf Amin diusung PDIP, NasDem, Golkar, PKB, PPP, Hanura, dan PKPI, serta didukung PSI dan Perindo.

Sedangkan rivalnya adalah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diusung Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat. 

Yusril menegaskan bahwa PBB tidak akan netral dalam Pilpres 2019 nanti. Namun, PBB masih menunggu waktu yang tepat kemana dukungan akan dilabuhkan, apakah ke pasangan Jokowi-Ma'ruf atau Prabowo-Sandi.

"Nanti PBB akan bersikap, tapi prinsipnya tadi kader-kader PBB lebih sreg dengan pasangan yang ada ulamanya," tegasnya.


Reporter : Abdul Hady JM
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
23-08-2018 21:14