Main Menu

Gerindra: Kuasai Media Informasi Berpeluang Menangkan Pilpres

Hidayat Adhiningrat P.
29-08-2018 15:14

Ilustrasi - Perang Medsos (Dok. GATRA/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Perang di media sosial terkait kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar tahun depan- sudah mulai sedikit memanas. Menanggapi hal itu, Fungsionaris Partai Gerindra, Anggawira menyatakan bahwa dalam konteks Pilpres 2019, siapa yang dapat menguasai Media informasi tentu akan memiliki kesempatan memenangkan Pilpres. 

 

“Ada pakar bernama Alvin Toffler bilang siapa yang berhasil menguasai informasi maka ia menguasai dunia dan saya setuju dengan itu. Sehingga pada konteks Pilpres siapa yang menguasai Media informasi maka memiliki kesempatan menang di Pilpres,” ujar Anggawira dalam keterangannya yang diterima Gatra.com, Rabu (29/08). 

Koordinator Nasional Sahabat Prabowo-Sandi ini pun menambahkan, abad ini adalah abad teknologi di mana dunia sosial dan dunia Media digital menjadi sangat penting. Segala informasi tidak hanya tergantung pada Media mainstream tapi juga bersumber pada sosial Media dan tentu itu menjadi lahan yang penting untuk digarap secara seksama. 

“Jaman now ini memang abad teknologi di mana dunia sosial dan Media digital sangat penting. Jadi segala informasi bisa kita dapatkan tidak hanya tergantung pada Media mainstream tapi bersumber juga pada sosial Media. Hal itu tentu jadi lahan penting untuk bisa kita garap secara seksama agar memenangkan Pak Prabowo dan Bang Sandi,” katanya. 

Menurut Anggawira, pasangan capres-cawapres adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. “Saya rasa pasangan capres-cawapres itu satu kesatuan yang saling melengkapi dan saya yakin pasangan Prabowo-Sandi sebagai suatu kekuatan. The New Prabowo itu sebuah terobosan yang ditawarkan pada masyarakat khususnya generasi milenial yang cerdas, makin dalam menggali informasi dan fakta agar tidak tertipu oleh bungkus, pencitraan, dan sebagainya,” kata Anggawira. 

Lebih lanjut, Politisi ini mengatakan, untuk mencari pemimpin yang baik adalah dengan cara mencari dan menelusuri rekam jejak nya. Lalu, menilai bibit, bebet, bobot nya seperti kata orang Jawa. Jadi harus dibuka sejak dari ujung hingga pangkalnya seperti apa dari sosok kandidat pemimpin yang ada. 

“Ya, silahkan saja bagi masyarakat untuk menelusuri rekam jejak/ track record Pak Prabowo, Bang Sandi, atau kandidat lawan. Dan kita nilai apakah orang tersebut mampu menjanjikan atau memberikan gagasan perubahan yang lebih baik lagi daripada situasi saat ini yang rakyat rasakan memang sudah tidak lebih baik dari masa sebelumnya,” katanya. 

Kedua kandidat pasangan Pilpres yang maju, kata Anggawira, merupakan putra-putra terbaik Indonesia. Harapannya kontestasi Pilpres dan Pileg ini akan menawarkan gagasan-gagasan yang benar-benar genuine, yang mampu membuat Indonesia bukan lagi jadi negara tertinggal. Indonesia bisa kembali menjadi Macan Asia yang mengaung dan unggul dari Bangsa-Bangsa lain. 


Reporter: Hidayat Adhiningrat P

Editor : Birny Birdieni 

Hidayat Adhiningrat P.
29-08-2018 15:14