Main Menu

Survei LSI: Jokowi-Ma’ruf Unggul Tipis Atas Prabowo-Sandi

Ervan
05-09-2018 14:19

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. (GATRA/Ervan Bayu/RT)

Jakarta, Gatra.com - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan pasangan capres-cawapres yang unggul di media sosial. Hasilnya, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin  tetap unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

 

Di kalangan pengguna media sosial (medsos), para netizen yang mendukung Jokowi-Ma’ruf 48,3%, sedangkan Prabowo-Sandi 39,5%. Sisanya, 12,2% menyatakan rahasia atau belum memutuskan. Selisih dua pasangan ini sebesar 8,8%.

"Dari data ini bisa kita lihat, secara keseluruhan Jokowi-Ma’ruf unggul, untuk bukan pengguna sosmed unggul, untuk pengguna sosmed uggul tipis," ujar peneliti LSI, Ardian Sopa, di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (5/9).

Hasil lain, jika dibreak-down pengguna medsos segmen agama memperlihatkan pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul, baik untuk pemeluk agama Islam maupun pemeluk agama non-Islam. Pemeluk agama Islam yang mendukung Jokowi-Ma’ruf sebesar 45,6%, Prabowo-Sandi 41,4%. Untuk pemeluk agama non-Islam yang mendukung Jokowi-Ma’ruf 72.7%, Prabowo-Sandi 21.2%. 

"Jokowi-Ma’ruf unggul di semua segmen agama," lanjutnya.

Sementara itu di segmen pengguna medsos segmen ormas (organisasi massa) Islam, Jokowi-Ma’ruf unggul di Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan bukan bagian ormas mana pun juga. Prabowo-Sandi unggul di PA 212 dan ormas Lainnya. Di NU Jokowi-Ma’ruf 59.0%, Prabowo-Sandi 36.5%. Di Muhammadiyah Jokowi-Ma’ruf 46.6%, Prabowo-Sandi 41.1%.

Di bukan bagian ormas mana pun juga, Jokowi-Ma’ruf 48.5%, Prabowo-Sandi 38.8%. Di PA 212 Jokowi-Ma’ruf 27.3%, Prabowo-Sandi 72.7%, di Ormas Lainnya Jokowi-Maruf 20.0%, Prabowo-Sandi 60%.

"Pertarungan di medsos kita lihat dari tiga medsos paling populer, yaitu Facebook, Instagram, dan Twitter," ucap Ardian.

Namun, Ardian menjelaskan, jika pertarungan di media sosial cukup sengit dan beepotensi berubah drastis karena dinamika yang terjadi.

"Dinamika dukungan di kalangan pengguna media sosial akan lebih cepat berubah dan liar, karena pertarungan paling intens terjadi di segmen ini," tuturnya.

Survei dilakukan pada tanggal 12-19 Agustus 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner dan metode multi-stage random sampling dengan 1200 responden dan margin of error sebesar +/- 2,9 %. Survei dilaksanakan di 33 propinsi di Indonesia. Survei juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FGD, dan in depth interview


Reporter: Ervan Bayu
Editor: Aries Kelana

Ervan
05-09-2018 14:19