Main Menu

Sandiaga Minta Relawan Tidak Baper di Medsos

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 09:44

Acara Ngopi Digital PRIDE dan launching PRIDE yang dihadiri oleh Sandiaga Uno (Dok. Pride/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno membentuk Prabowo-Sandi Digital Team (PRIDE). Pembentukan kelompok relawan ini dilatarbelakangi oleh asumsi bahwa media sosial (Medsos) dan digital kini memiliki peran penting dalam memenangkan kontestasi politik.

 

Cawapres Sandiaga Uno mengingatkan para relawan yang bergabung mendukungnya di PRIDE agar menjauhi Juniper alias suka julid, nyinyir dan baper.

"Saya doyan jeniper. Jeniper itu jeruk nipis peras. Tapi ada jeniper lain. Jeniper lain ini julid, nyinyir dan baper (Juniper) dan ini unfaedah. Tapi PRIDE akan terus kampanye positif," jelas Sandiaga saat menghadiri acara Ngopi Digital Pride di Jalan Widya Chandra VII, Jakarta Selatan, Kamis (6/9) malam.

Selain harus menjauhi sikap Juniper, Sandi juga meminta para relawan Pride agar selalu berpikiran positif, memperbanyak senyum dan ikhlas.

"Pride enggak boleh juniper. Kita semua harus berfaedah dan kita tebus perjuangan kita dengan perjuangan yang ikhlas," pesannya.

Saat bergerak di dunia maya atau media sosial, ia meminta para relawan agar berbagi informasi dengan kesantunan. Mereka juga harus berbagi informasi yang mengabarkan kesuksesan sehingga bisa menjadi inspirasi masyarakat.

Termasuk berbagi informasi tentang UKM-UKM yang sukses. Ini, katanya, sejalan dengan visi misi Prabowo-Sandi untuk meningkatkan perekonomian bangsa.

Jika ada kemarahan di pihak lain, Sandi meminta agar jangan dibalas dengan cara yang sama. Tapi harus tetap menghadapi dengan santun.

"Padamkan api dengan gagasan dan untuk menghadapi sisi buruk medsos kita jadikan Pride sebagai tools untuk menghadirkan konten yang positif dan sejuk. Jangan gunakan Pilpres untuk saling menyerang dan Pride harus beda dengan yang lain dan kita harus mempersatukan dan berpelukan seperti Teletubbies," tutupnya.

Koordinator PRIDE, Anthony Leong menyatakan relawan PRIDE akan fokus pada kampanye positif selama pilpres 2019. Ia menjunjung demokrasi sejuk dan hadirkan media sosial yang tidak memecah belah.

"Kita komitmen dengan festival gagasan dari awal hingga akhir masa kampanye. Kita akan fokus mengisi konten yang positif, dan pastikan media sosial bukan dijadikan ajang memecah belah melainkan jadi perekat dan penuh dengan demokrasi sejuk," tutup Anthony.


Hidayat Adhiningrat P

Hidayat Adhiningrat P.
07-09-2018 09:44