Main Menu

Masuknya Wapres JK di Timses Jokowi, PPP: Etika Apa yang Dilanggar?

Wem Fernandez
07-09-2018 20:36

Arsul Sani.(Dok. DPR RI/re1)

Jakarta, Gatra.com- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) masuk dalam tim kampanye nasional (TKN) pasangan bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi) dan wakilnya, Ma'ruf Amin.

 

Wapres dipercaya sebagai Ketua Tim Dewan Pengarah mendampingi Erick Thohir yang ditunjuk sebagai Ketua TKN.

Nah, masuknya Jusuf Kalla dalam TKN menurut Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani, kerja dalam TKN dipastikan tidak mengganggu kinerja JK dalam pemerintahan saat ini.

"Tidak masalah karena tidak mengganggu tugas-tugas. Ketua dewan pengarah kan tidak ikut kampanye hanya memberikan arahan saja," kata Arsul di Media Center TKN, Jalan Cemara, Menteng, Jumat, (7/9).

Arsul menambahkan, tidak tepat juga menilai hal ini dari pertimbangan etika. Sebab level JK adalah negarawan yang kehadirannya justru menimbulkan keteduhan dan ketenangan dalam politik nasional.

"Saya kira tidak ada aturan yang dilanggar, secara etika pun tidak ada yang dilanggar, etika apa? Apalagi Pak JK sosok negarawan, kalau pun ada arahan, arahan yang mendinginkan, menyatukan yang tidak membuat kontestasi ini panas," katanya.

Diketahui, JK menjadi Ketua Dewan Pengarah TKN yang diumumkan langsung Jokowi dan Ma'ruf di Rumah Cemara.

Selain JK, Jokowi juga menunjuk pengusaha sukses Erick Thohir sebagai Ketua TKN.

"Saya kira beberapa (orang) sudah tahu beliau (Erick Thohir) adalah pengusaha sukses memiliki klub sepakbola, memiliki klub basket dan memiliki yang lain-lainnya. Yang jelas setiap hal yang beliau pimpin itu selalu mendapatkan kesuksesan. Terakhir tentu saja kita ingat beliau adalah Ketua Inasgoc Asian Games 2018," kata Jokowi.


Reporter : Wem Fernandez 

Editor: Anthony Djafar

Wem Fernandez
07-09-2018 20:36