Main Menu

Diserang Isu Korupsi Asian Games, Erick Thohir : Black Campaign

Wem Fernandez
12-09-2018 18:20

Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf Erick Thohir di sekretariat TKN, Gedung High End. (GATRA/Wem Fernandez /RT)

Jakarta, Gatra.com - Erick Thohir menanggapi santai pergunjingan warganet soal kasus korupsi sosialisasi Asian Games yang dikaitkan dengan namanya. Hal ini muncul di postingan media sosial pasca dirinya menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.  


“Saya rasa sudah ada statement-nya, saya rasa yang namanya black campaign biasa, ya kan? Yang penting kan buktinya,” tegasnya usai memimpin rapat perdana dengan timses di Kantor TKN Jokowi-Ma'ruf, Gedung High End, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/9). 

Bos Mahaka Group ini menambahkan, pihak kepolisian juga sudah membantah bahwa dirinya akan dipanggil guna diperiksa dalam kasus sosialisasi tersebut. Isu seperti ini menurutnya tidak mendidik dan menyebabkan perpecahan dalam masyarakat. 

“Makanya tadi saya bilang track record. Track record itu tidak bisa dibohongi. Sama juga misalnya ketika Pak Jokowi sudah mempercayakan kepada saya, statement-nya simple bahwa bagian dari manajemennya. Bukan politiknya. Ini ahli politiknya suda ada, kita manajemennya,” katanya menerangkan. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Pol) Argo Yuwono sebelumnya, membantah jika polisi akan memanggil Erick dalam kasus sosialisasi Asian Games 2018. Menurutnya, berita yang menyebar di media sosial itu tidak benar. 

Argo bilang, kasus ini adalah kasus lama dan polisi sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yaitu Sekretaris Jendral Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Bendahara KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), dan penyedia jasa KOI. Nah, pada saat itu Erick menjabat sebagai Ketua KOI. Erick, lanjut Argo, memang pernah diperiksa pada tahun lalu, tetapi dinyatakan clear dalam kasus tersebut. 


Reporter : Wem Fernandez  

Editor: Aries Kelana

 

Wem Fernandez
12-09-2018 18:20