Main Menu

KIPP Minta KPU Transparan Perbaiki Data DPT

Anthony Djafar
19-09-2018 16:31

Sekretaris Jenderal Komisi Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta. (Dok.Youtube/Kaka Suminta/RT)

Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Jenderal Komisi Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kaka Suminta meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka diri terhadap para pemangku kepentingan dalam memperbaiki daftar pemilih tetap Pemilu 2019.

 

"Seharusnya semua pihak bekerja bersama. KPU membuka diri dalam keterlibatan publik tak hanya bekerja dan berbicara dengan jajarannya semata," katanya, dikutip Antara di Jakarta, Rabu (19/9).

Kaka mengatakan, dari hasil pencermatan selama sepuluh hari KIPP melihat tidak perbaikan perubahan. Malah menimbulkan kecemasan publik karena muncul masalah baru terkait data invalid.

Menurut Kaka, keputusan KPU yang menambah waktu hingga 60 hari untuk perbaikan DPT, seharusnya diikuti dengan kejelasan sistem dalam penentuan DPT serta perbaikan dalam sistem informasi pemilih (sidalih) yang masih kurang transparan.

Selain itu, katanya, kerja sama antara KPU, Bawaslu dan Kemendagri dalam pembentukan DPT juga harus diperbaiki. Bawaslu maupun Kemendagri seringkali memberikan rekomendasi saat penentuan akhir ketika hendak ditetapkan.

"Diharapkan masalah ini bisa segera selesai. Karena akan sangat riskan jika data pemilih ini menjadi pokok permasalahan, proses dan hasil pemilu yang akan tercederai," katanya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum dalam sidang pleno rekapitulasi DPT, memutuskan memperpanjang perbaikan DPT selama 60 hari.

Ini merupakan kali kedua KPU memutuskan perbaikan DPT. Dalam rapat pleno rekapituasi DPT pemilu 2019 yang digelar 5 September 2018 lalu, KPU memutuskan waktu perbaikan selama 10 hari.


Anthony Djafar

Anthony Djafar
19-09-2018 16:31