Main Menu

SBY Walk Out di Acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai

Abdul Rozak
23-09-2018 09:59

Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Monas.(Dok. Twitter/@MrReady3/FT02)

 

Jakarta, Gatra.com - Deklarasi Kampanye Pemilu Damai diwarnai aksi walk out ketua umum partai politik pendukung pasangan calon Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Mereka adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Aksi walk out SBY dan Zulkifli Hasan dibenarkan oleh Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaen melalui akun twitter @LawanPoLitikJW, Minggu (23/9) pagi. “Pak @SBYudhoyono dan pak @ZUL_Hasan akhirnya meninggalkan deklarasi lbh awal krn merasa tdk nyaman dan terganggu,” kata Ferdinand.

SBY dan Zulkifli Hasan merasa terganggu dengan pendukung pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin yang membawa atribut Projo. Mereka berteriak-teriak di dekat kendaraan karnaval yang ditumpangi SBY dan Zulkifli.

"Judulnya Deklarasi Kampanye Damai, tapi sekelompok orang dengan membawa ateibut PROJO berteriak2 persis mendesak kendaraan karnaval yg ditumpangi oleh @SBYudhoyono dan @ZUL_Hasan . Provokativ..!! Beginikah kampanye Damai aka @KPU_ID yg melarang atribut dibawa peserta?," tulis Ferdinand.

Sebagai bentuk protes, kata Ferdinand, Presiden ke-6 RI tersebut meninggalkan acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai lebih dahulu sebelum acara berakhir. "Sebagai bentuk protes atas tdk tertibnya kampanye damai yg diselengarakan @KPU_RI disilang monas @SBYudhoyono memilih walk out dan balik kanan," tutupnya.


Reporter: Abdul Rozak
Editor: Mukhlison 

Abdul Rozak
23-09-2018 09:59