Main Menu

Hasto: Deklarasi Damai TIdak Boleh Disia-siakan Oleh Ambisi Kekuasaan

Bernadetta Febriana
23-09-2018 12:55

Deklarasi damai di Monas.(ANTARA/re1)

Jakarta, Gatra.com - Kampanye damai hanya efektif apabila didukung oleh disiplin, etika, satunya kata dan perbuatan yang digariskan oleh masing-masing pasangan calon dan tim kampanyenya. Deklarasi damai yang telah disepakati bersama hari ini di Monas, Jakarta, tidak boleh disia-siakan oleh ambisi atau godaan kekuasaan semata.

 
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto seusai acara Deklarasi Kampanye Damai, Minggu (23/9). Tim Kampanye Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin sesuai dengan spirit memenangkan pemilu (be number one) bertekad menjadikan Deklarasi Kampanye Damai sebagai landasan yang mengikat dan basis kebijakan pemenangan pemilu. 

 
“Gagasan terbaik untuk Indonesia Raya, untuk menyelesaikan masalah rakyat, dan untuk hadir sebagai bangsa pemenang, diperoleh melalui dialog, kolaborasi seluruh energi positif, bukan melalui hujatan; bukan melalui hoax yang menguras energi persatuan bangsa,” kata Hasto. Itulah yang menjadi landasan kampanye damai: bahwa dalam suasana yang positif dan sejuk itulah muncuk energi kebangkitan, energi kemajuan bagi Indonesia Raya.

 
Hasto lebih lanjut menegaskan bahwa kampanye damai hanya efektif apabila didukung oleh disiplin, etika, satunya kata dan perbuatan yang digariskan oleh Paslon dan tim kampanyenya. 

 
“Dengan demikian sekiranya tetap ada kampanye hitam, hoax dan fitnah, maka hal tersebut sama saja dengan merobek-robek deklarasi damai. Tindakan indisipliner tersebut bisa sebagai cermin kegagalan paslon dan tim kampanye. Karena itulah deklarasi kampanye damai itu bukan seremonial, namun harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab," ujar Hasto.

 
Pasangan Pak Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin sejak awal menegaskan bahwa Indonesia dibangun dengan gagasan positif. “Kami punya ilmu bagaimana tata pemerintahan yang baik yang menciptakan kapangan kerja bagi rakyat, yang meletakkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial untuk mengatasi berbagai persoalan kemiskinan melalui progran kartu Indonesia Pintar, Kartu Keluarga Harapan dan lain-lain,” katanya.

 
Selain itu, lanjut Hasto, sudah ada larangan untuk berbicara negatif tentang pasangan lawan,  Prabowo-Sandi. “Sebab, pemikiran dan tindakan negatif, hanya menghasilkan efek destruktif bagi masa depan bangsa. Hoax adalah racun peradaban bangsa dan mematikan alam pikir demokrasi Pancasila,”kata Hasto lagi.

 
Karena itulah, lanjutnya, pihaknya telah menugaskan direktur hukum dan advokasi,  Irfan Pulungan untuk menegakkan disiplin bagi seluruh tim kampanye Paslon 01. “Hal ini penting, karena deklarasi damai tidak boleh disia-siakan oleh ambisi atau godaan kekuasaan semata,” katanya.


Bernadetta Febriana 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bernadetta Febriana
23-09-2018 12:55