Main Menu

KPU Telah Terima Laporan Awal Dana Kampanye 16 Parpol

Birny Birdieni
23-09-2018 21:46

Proses penyerahan laporan awal dana kampanye peserta Pemilu 2019 di kantor KPU, Jakarta. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/awy)

Jakarta, Gatra.com- Sebanyak 16 partai politik telah menyerahkan laporan awal dana kampanye untuk Pemilu 2019 sebelum batas akhir Minggu pukul 18.00 WIB. Demikian hal itu disampaikan oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Minggu (23/9) petang.

 

"Dari 16 parpol nasional sudah menyerahkan laporan awal dana kampanye semua," ungkap Hasyim seperti dikutip dari Antara. Laporan awal dana kampanye yang diterima KPU itu selanjutnya akan diverifikasi.

Nah apabila terdapat laporan yang belum lengkap, KPU akan memberikan waktu untuk memperbaiki hingga batas terakhir pada 28 September mendatang.

Hasyim belum bisa menyebutkan besaran laporan awal dana kampanye partai politik tersebut karena masih dilakukan verifikasi. Lalu secara Undang-Undang, KPU juga baru bisa mengumumkan besarannya laporan itu setelah ada perbaikan laporan awal.

"KPU mengumumkan besaran laporan awal dana kampanye nanti setelah perbaikan laporan awal dana kampanye. Setelah 28 September 2018," ungkap Hasyim.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, jika peserta pemilu dari partai politik dan perseorangan calon DPD terlambat menyampaikan laporan awal dana kampanye atau tidak menyampaikan laporan awal dana kampanye, maka dapat dikenai sanksi pembatalan pemilu di wilayahnya.

Selain laporan awal dana kampanye, partai politik dan caleg perorangan juga harus menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye pada 2 Januari 2019. Juga menyampaikan laporan akhir dana kampanye atau penerimaan dan pengeluaraan dana kampanye 8 hari setelah pemungutan suara.

Selain 16 partai politik, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden juga telah menyerahkan laporan awal dana kampanye.

Pasangan Jokoki-Ma'ruf melaporkan dana awal kampanye sebesar Rp11 miliar, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga sebesar Rp2 miliar.


Birny Birdieni

Birny Birdieni
23-09-2018 21:46