Main Menu

DKI Siapkan Bonus Rp 300 Milyar untuk Atlet PON

Wanto
25-06-2016 14:45

Jakarta, GATRAnews - Kepala Bidang Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Tedi Cahyono mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan bonus Rp 300 milyar untuk atlet DKI Jakarta yang berprestasi di PON 2016 Jawa Barat. "Kita sedang persiapkan pergubnya, besarannya sekitar Rp 300 milyar, untuk bonus atlet PON, Olimpiade dan Paparnas," ujarnya, di Jakarta, belum lama ini.

Tedi menambahkan, pihaknya terus memantau persiapan atlet DKI Jakarta. Salah satu persoalan yang masih harus diselesaikan adalah soal peralatan atlet. "Semoga soal peralatan atlet cepat terealisasi agar bisa dipakai latihan, sekaligus adaptasi. Kita berdoa tidak ada hal-hal yang menghambat karena PON tinggal 87 hari lagi," tambahnya.

Sementara menghadapi Pekan Olahraga Nasional XIX 2016 yang akan digelar 17-29 Desember 2016 di Jawa Barat, Komandan Kontingen DKI Jakarta Jakarta Djamhuron mengatakan bahwa kesiapan atlet DKI Jakarta sudah mencapai 90%. "Bicara persiapan saat ini sudah mencapai 90%. Sisanya kita tinggal mematangkan mental saja. Secara teknis kita sudah siap. Kita sudah melakukan training center jangka panjang," ujarnya.

DKI Jakarta akan diperkuat 615 atlet dalam 57 cabang olahraga. Bicara soal target, Djamhuron meyakini target yang dipatok yakni 195 medali emas sampai saat ini masih realistis."Target yang dipasang sebanyak 195 medali emas sampai saat ini kami masih menilai itu realistis. Dari hasil kualifikasi dan latihan saya menilai atlet DKI masih yang terbaik. Atlet kita sudah siap untuk mencapainya itu. Mereka sudah menjalani persiapan sejak lama," ujarnya.

Keyakinan kontingen DKI Jakarta tidak lepas dari persiapan matang yang sudah lama dijalani. Salah satunya adalah mengirimkan atlet dari sembilan cabang olahraga menjalani latihan di luar negeri.

"Sembilan cabang olahraga yang latihan di luar negeri yakni cabang ski air, judo, tenis meja, senam di antaranya sudah selesai. Sisanya masih dalam tahap penyelesaian," katanya.



Reporter: Wanto
Editor: Edward Luhukay

Wanto
25-06-2016 14:45