Main Menu

Pecatur Harus Berorientasi Prestasi Dunia

Wanto
01-07-2016 10:00

Jakarta, GATRAnews - Ketua Umum PB Percasi Hashim Djojohadikusumo menegaskan, sudah saatnya para pecatur elit Indonesia berpandangan bahwa catur adalah profesional. Artinya, mereka harus berorientasi bagaimana menjadi pecatur profesional, sehingga bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar dengan ikut turnamen-turnamen di luar negeri.

"PB Percasi dan saya pribadi pun lebih mendorong para pecatur elit kita untuk berprestasi tinggi di tingkat dunia. Kalau mereka punya prestasi hebat niscaya akan banyak diundang ikut turnamen di luar negeri," ujar Hashim di acara syukuran bersama penyandang disabilitas beserta komunitas-komunitas disabilitas di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/6).

Hasyim kemudian menceritakan bagaimana legenda catur Utut Adianto banjir undangan ikut turnamen di luar negeri.Lebih jauh dia mengatakan, pecatur Indonesia sekarang ini harus bisa menembus lingkaran itu. Susanto, Irene dan Medina, jelasnya, sudah saatnya tinggal landas.

"Kalau sudah jadi pecatur hebat, tanpa bonus pun mereka bisa meraup uang dengan sendirinya. Bayangkan, invitasi dari kejuaraan Eropa saja bernilai US$10 ribu, belum lagi kalau jadi juara. Kalau sudah berhasil jadi pecatur hebat, bonus itu cuma masalah kecil," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Hashim juga merasa bangga atas disahkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas menggantikan UU Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat tersebut."Alhamdulillah, puji Tuhan kini RUU tersebut telah disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016," kata Hasyim yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra.



Editor: Edward Luhukay

Wanto
01-07-2016 10:00