Main Menu

Prabowo Tanpa Pesaing di Munas IPSI

Edward Luhukay
04-12-2016 16:29

Imam Nahrawi, Prabowo Subianto, Ketut Sudikerta (ANTARA/Wira Suryantala)

Denpasar, GATRAnews - Musyawarah Nasional Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) 2016 dengan agenda pemilihan ketua umum PB IPSI periode 2016-2020 hanya memunculkan satu nama kandidat, yakni Prabowo Subianto. "Belum ada usulan-usulan dari IPSI pengurus provinsi tentang calon lain. kata Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Dunia Pencak Silat ke-17 dan Musyawarah Nasional PB IPSI 2016 Edhy Prabowo di Denpasar, Minggu (4/12).



"Mereka masih mengusulkan Prabowo Subianto sebagai ketua umum periode berikutnya," tambahnya.

Edhy mengatakan, Munas PB IPSI 2016 mengutamakan musyawarah mufakat demi perkembangan pencak silat Indonesia agar diterima di dunia dan menjadi salah satu cabang olahraga yang digelar dalam Olimpiade. "Pencak silat memang akan dipertandingkan dalam Asian Games 2018 karena kita tuan rumah. Tapi, kami mengharapkan pencak silat akan terus dipertandingkan dalam Asian Games meskipun bukan kita tuan rumahnya," ujar Edhy.

Sekretaris Umum PB IPSI Erizal Chaniago mengatakan, belum ada pengajuan calon lain ketua umum PB IPSI periode 2016-2020 dari para pemilik suara Munas PB IPSI 2016. "Kami tidak mengunakan penjaringan calon ketua umum. Semua surat dukungan juga mengarah ke Prabowo Subianto," kata Erizal.

Antara melaporkan, Munas PB IPSI 2016 berlangsung pada Selasa (4/12) hingga Rabu (5/12) di Denpasar, Bali. Munas itu diikuti 33 pengurus provinsi IPSI dengan 50 suara. "50 suara dalam Munas 2016 ini terdiri dari 10 perguruan historis, enam perguruan besar, dan 34 pengurus provinsi," kata Erizal.

Sepuluh perguruan historis itu adalah Persaudaraan Setia Hati, Persaudaraan Setia Hati Terate, Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri, Perguruan Silat Nasional Perisai Putih, Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera, Phashadja Mataram, Perguruan Pencak Indonesia Harimurti, Persatuan Pencak Silat Indonesia, Persatuan Pencak Silat Putra Betawi, dan Keluarga Pencak Silat Nusantara.

Sementara enam perguruan besar, yakni Satria Muda Indonesia, Merpati Putih, Kalimasada, PSTD, Persinar Asad, dan Pagar Nusa.




Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
04-12-2016 16:29