Main Menu

Menkeu: Dana Asian Games Cair, Asalkan...

Edward Luhukay
26-05-2017 18:20

Kunjungan Tiga Menteri ke Palembang (ANTARA/Nova Wahyudi)

Palembang, GATRAnews - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, pencairan dana pelaksanaan Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang dapat dilakukan asalkan panitia penyelenggara (Inasgoc) membentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menkeu, di sela-sela kunjungan di Jakabaring, Palembang, pada pekan ini, mengatakan bahwa berdirinya BLU ini sangat penting, karena jika telah berbentuk badan maka sejatinya telah menjadi organisasi yang lebih permanen dan bisa mengelola berbagai macam kegiatan olahraga di Indonesia.



"Kebutuhan Asian Games, baik yang dialokasikan di Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) maupun Inasgoc akan diupayakan terpenuhi sesuai dengan waktu yang dibutuhkan. Minggu lalu saya sudah cek ke Pak Erick (Ketua Komite Olimpiade indonesia) tidak hanya dari sisi anggaran tapi terpenting Inasgoc membentuk BLU," kata Menkeu.

Dalam kunjungan yang juga didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimoeljono dan Menteri Perhubungan Budi Karya, Menkeu mengatakan, sejauh ini Kementerian Keuangan terus memonitoring mengenai rencana pembentukan BLU ini karena berharap dapat terwujud dalam waktu dekat.

Dukungan sepenuhnya akan diberikan ke panitia penyelenggara Asian Games karena negara sendiri telah menganggarkan dana untuk kebutuhan Asian Games. Bahkan, Menkeu menggaransi jika masih kurang maka dapat saja ditambahkan pada APBN-P pada Juli 2017.

Terkait besaran dana yang dialokasikan pemerintah itu, Menkeu tidak mengetahui persis angkanya. Akan tetapi, ia menjamin bahwa persoalan saat ini bukan pada ketersediaan dana melainkan persyaratan pembentukan BLU.

Bahkan ketika ditanya apakah dirinya mengajukan persyaratan pencairan dana berupa Peraturan Presiden seperti hasil rapat pleno 9 Februari 2017 lalu antara Kemenpora, Kementerian Keuangan, dan Inasgoc, Menkeu berkilah bahwa ia tidak terlalu mempedulikannya.

"Saya justru tidak aware ada Perpres atau tidak. Tapi jika sudah dalam bentuk BLU maka permintaan dana akan dipenuhi. Mengapa? karena pengelola anggaran sudah bersifat permanen, bisa berjalan terus meskipun Asian Games sudah selesai. Malah bisa menghasilkan pendapatan bagi pemerintah karena sudah ada sistem kelembagaannya," tuturnya.

Jika BLU ini sudah didirikan maka kebutuhan dana Rp 500 milyar yang diharapkan dapat dicairkan pada tahun ini dipastikan dapat terlaksana. "Dana Rp 500 milyar tidak ada masalah. Jika mereka membutuhkan, dana sudah stand by," ujar Menkeu, lapor Antara.

Sebelumnya Inasgoc mengajukan kebutuhan dana Rp 8,7 trilyun untuk pelaksanaan Asian Games. Pada tahun ini pemerintah telah menyanggupi sebesar Rp 2,3 trilyun, di mana sebanyak Rp 500 milyar dijanjikan akan dicairkan ada pertengahan tahun 2017.

Belakangan Ketua Panitia Pengarah Asian Games Jusuf Kalla mengatakan terdapat pemangkasan anggaran dari Rp 8,7 trilyun menjadi Rp 4,5 trilyun dan salah satu dampaknya yakni pengurangan cabang olahraga.

Menkeu bersama dua menteri lainnya melakukan kunjungan ke Palembang untuk memantau progres pembangunan sejumlah proyek infrastruktur penunjang Asian Games. Proyek itu, Light Rail Transit, Jalan Tol Palembang Inderalaya, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung, Rusunami Jalabaring, Stadion Menembak, dan Arena Dayung.




Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
26-05-2017 18:20