Main Menu

Resmikan Sekretariat Cdm, Menpora Ubah Resolusinya di 2018

Hendri Firzani
26-01-2018 17:28

Menpora Imam Nahrawi (Antara/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, Gatra.com –  Menteri pemuda dan olahraga Imam Nahrawi  mengaku terpaksa mengubah salah satu resolusinya tahun 2018 ini. Imam yang semula hendak berkantor di sejumlah lokasi  pemusatan latihan nasional (Pelatnas) cabang olahraga (cabor), kini memilih berkantor di  Sekretariat Chef de Mission (CdM) Indonesia di Gedung Kartika, kompleks perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.  



Hal itu dikemukakan Imam saat memberi sambutan dalam peresmian Sekretariat CdM, Jumat (26/1).  Menurut Imam, dari gedung yang diberi nama Gedung Perjuangan dan Solidaritas atlet Asian Games 2018 itu, ia bisa memantau semua aktifitas pelatnas di sejumlah lokasi di tanah air.   

Gedung yang dipinjamkan oleh pihak PTIK tersebut memang dilengkapi dengan sarana teleconference canggih yang terhubung dengan seluruh pelatnas cabor Asian Games. “Kami, berterimakasih sekali kepada CdM Pak Syafruddin yang telah menyediakan tempat yang representatif ini,” ujar Imam.

Saat diresmikan, dilakukan ujicoba peralatan teleconference dengan sejumlah atlet dan pelatih dari berbagai lokasi pelatnas. Termasuk  berkomunikasi dengan  panpel yang bertugas di Palembang, Sumatera Selatan.  

Menurut CdM Indonesia Komjen Pol Syafruddin, gedung sekretariat tersebut memang disiapkannya untuk menjadi pusat komando dan komunikasi cabor-cabor dalam persiapan menuju Asian Games 2018. Syafruddin yang juga menjabat sebagai wakapolri  meminta agar pengurus cabor dapat memanfaatkan semaksimal mungkin gedung tersebut, sebagai tempat untuk rapat mendiskusikan masalah-masalah yang dihadapi dalam persiapan dan pelaksanaan Asian Games nanti. “Jadi cabor tidak perlu menyewa tempat untuk sekadar rapat, semua bisa dilakukan di sini (Sekretariat CdM) ,” ujar Syafruddin.  

Selain Menpora, turut hadir meresmikan yaitu ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Erick Thohir, Ketua KONI Tono Suratman dan beberapa pengurus Cabor serta perwakilan atlet. Menurut Syafruddin, selain sekretariat, CdM juga telah menyiapkan 30 orang dokter tambahan dan Psikolog untuk memperkuat tim medis cabor.
 
Menurut Syafruddin, pesta olahraga Asian Games 2018 ini menjadi momen penting bagi Indonesia. Karena, menurutnya, hanya ada tiga aspek penting yang dapat meningkatkan harkat dan martabat suatu bangsa. Di antaranya adalah bangsa yang mempunyai ekonomi yang kuat, militer angkatan bersenjata yang kuat, dan prestasi olahraga yang kuat.

"Maka negara itu akan disegani oleh bangsa-bangsa yang lain," kata Syafruddin.  Karena itu, dengan menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar se-Asia, diharapkan atlet-atlet Tanah Air bisa meraih prestasi, sehingga dapat meningkatkan harkat dan martabat Indonesia.



Editor: Hendri Firzani

Hendri Firzani
26-01-2018 17:28