Main Menu

Untuk Asian Games, Transjakarta Siapkan Bus Khusus Berbahan Alumunium

Abdul Rozak
14-02-2018 14:00

Bus low entry Transjakarta berbahan alumunium pertama di Indonesia untuk Asian Games 2018 dirakit oleh Nusantara Gemilang, Kudus(GATRA/Zak/yus4)

Semarang, Gatra.com - PT Transportasi Jakarta menyiapkan 300 unit bus tipe low entry untuk perhelatan akbar Asian Games 2018. Bus ini akan mengangkut penonton lokal maupun mancanegara peserta Asian Games. Bus low entry Asian Games 2018 menggunakan mesin Mercedes-Benz dan Scania dan dirakit di Indonesia. 101 unit di antaranya dirancang khusus berbahan alumuni pertama di Indonesia.

"Ini yang pertama memakai rangka almunium dan satu-satunya di Indonesia untuk Asian Games 2018. Ini adalah city bus dengan tipe low entry," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Budi Kaliwono di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (13/2).

Perakitan bus low entry berbahan alumunium dilakukan di Kudus, Jawa Tengah. Gatra.com berkesempatan untuk melihat proses perakitan di PT Nusantara Gemilang yang berada di Jalan Raya Demak - Kudus. Bus low entry alumunium ini dibanderol dengan harga Rp 2,1 milyar per unit. Budi menambahkan bus ini bisa mengangkut 73 penumpang plus ramah terhadap disabiltas. "Suspensi bus bisa diatur naik turun di sisi pintu untuk turun kursi roda dan bisa muat dua kursi roda. Bus yang kita operasikan itu sekarang hanya satu kursi roda," lanjut Budi.

101 bus terbaru Transjakarta ini akan tiba di Jakarta pada bulan Juli, satu bulan sebelum Asian Games. "Juli akan tiba di Jakarta dan di sini (Nusantara Gemilang) sudah bilang ke saya siap," tutup Budi.

Pemilihan alumunium untuk bus Asian Games 2018 bukan tanpa sebab. Menurut Direktur Teknik PT Transjakarta Wijanarko bus ini lebih ringan daripada bus berbahan baja dan bisa mengangkut penumpang lebih banyak. "Karena ringan, bus yang dirakit Nusantra Gemilang ini bisa mengangkut penumpang lebih banyak. Yang biasa itu 66, sementara ini bisa 73 orang diangkut," kata Wijanarko.

Sementara itu, 199 unit bus low entry lainnya memakai rangka baja dengan mesin Mercedes-Benz (49 unit) dan Scania (150 unit). Bus-bus ini dirakit oleh perusahaan karoseri lokal yaitu Laksana di Semarang. 


Repoter: Abdul Rozak

Editor: Nur Hidayat

Abdul Rozak
14-02-2018 14:00