Main Menu

PS Tira Menangi Laga Perdana di Kandang

Mukhlison Sri Widodo
02-04-2018 23:36

Pertandingan Liga Gojek I 2018 antara PS Tira melawan Madura United FC di Stadion Sultan Agung, Bantul.(ANTARA /Andreas Fitri Atmoko/re1)

Yogyakarta, Gatra.com - PS Tira memetik tiga poin penuh di laga kandang perdana menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (2/4) malam, dalam Liga Gojek I 2018.

Kedisplinan pemain saat menyerang dan bertahan disebut menjadi kunci meraih kemenangan.

Gol kemenangan PS Tira dicetak Wawan Ferbriyanto pada babak pertama menit ke-38 lewat tendangan keras menyambut umpan satu- duanya dari Firmansyah. 

Meski sempat kerepotan menghadapi serangan Madura United di babak kedua, PS Tira berhasil menjaga posisinya yang di atas angin.

“Alhamdulilah di laga kandang perdana kami berhasil meraih poin penuh. Anak-anak sepenuhnya bermain seperti yang saya mau,” kata Pelatih PS Tira Rudy Eka Priambada di jumpa pers usai pertandingan.

Menghadapi Madura United yang sebelumnya bertemu di ajang Piala Presiden 2018, Rudy mengintruksikan pemain menguasai lapangan tengah dan menjaga kedisplinan.

Kedisiplinan ini ditampilkan Manahati Lestusen dan kawan-kawan dengan sangat baik terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan. 

Serangan yang dibangun Madura United lewat Raphael Maitimo, Greg Nwokolo, dan Zan Rahan pun bisa dibendung.

“Penguasaan lapangan tengah sangat penting karena Madura memiliki pemain yang mampu mengeksploitasi pertahanan dengan baik, terutama Greg yang banyak beroperasi di sayap kiri,” jelasnya.

Kebanggaan Rudy bertambah, terutama bila melihat komposisi pemain tengah yang diisi pemain lokal. 

Mereka dinilai mampu mengimbangi permainan pemain naturalisasi Madura United.

Namun Rudy meminta anak asuhnya tidak jumawa dulu. 

Kedisiplinan di pertandingan ini masih harus diperbaiki, terutama saat menghadapi Persipura di laga berikutnya pada (06/4).

Mengenai pemain lokal Bantul, Rudy menyatakan pihaknya sudah mencoret dua pemain Persiba yaitu Slamet Widodo dan Johan Manaji. 

Alasannya, filosofi permainan tidak lagi sesuai dan usia yang tidak lagi muda.

“Kami menggantinya dengan dua talenta asal Bantul yaitu M Ridwan dan Vadikana Seroja yang masih berusia 19. Mereka memiliki potensi bagus dan punya peluang menjadi anggota TNI,” jelasnya.

Adapun pelatih Madura United Milomir Sislija menilai terjadinya gol oleh Wawan karena hilangnya kosentrasi pemain bertahan.

“Ini menjadi perhatian untuk segera dilakukan perbaikan, terlebih di pertandingan berikutnya kami akan menghadapi Sriwijaya,” katanya.

Kemenangan kandang ini menempatkan PS Tira di posisi ketujuh di klasemen Liga Gojek I dengan empat poin. Sementara Madura United berada di peringkat 11 dengan tiga poin.

PS Tira yang semula bernama PS TNI dan dimiliki mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ini memilih Bantul sebagai markas. 

Laga ini menjadi pertandingan pertama sejak klub ini bermarkas di Bantul.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
02-04-2018 23:36