Main Menu

Bhayangkara Samator Juara Putra Proliga 2018

Mukhlison Sri Widodo
15-04-2018 19:49

Tim Surabaya Bhayangkara Samator Juara Proliga 2018. (GATRA/Arif Koes/FT02)

Yogyakarta, Gatra,com - Tim Surabaya Bhayangkara Samator menjadi juara final Proliga 2018 grup putra di GOR Amongraga, Yogyakarta, Minggu (15/4). 

 

Menghadapi tim Palembang Bank Sumsel Babel, Samator mengunci kemenangan di babak ke empat.

Dalam pertandingan yang digelar usai final grup putri, pemain Samator yang dilatih Ibarsjah Djanu T  menunjukkan permainan tenang namun penuh serangan.

Hasilnya, dalam dua set awal poin kemenangan diraih Samator atas Bank Sumsel dengan skor 25:22 di set pertama dan 25:16 di set ke dua.

Di set ketiga, meski sempat tertinggal 23:22,  pemain Bank Sumsel berhasil mengendalikan permainan dan merebut kemenangan dengan nilai 23:25.

Pertarungan sengit terjadi di set ke empat, terjadi susul menyusul poin oleh kedua tim di pengujung skor normal. Saat Sumsel tinggal memperoleh poin terakhir (24) agar pertandingan dilanjutkan ke set kelima, Samator berhasil samakan poin.

Puncak susul menyusul poin ini terjadi pada poin 28:28. Samator akhirnya berhasil meraih angka melalui pemain Rivan Nurmulki dan mengunci kemenangan usai blok pemain Sumsel keluar lapangan. Samator meraih juara atas Sumsel dengan poin 30:28.

“Di set pertama dan kedua pemain berhasil memperagakan strategi dengan tenang. Ini berbeda di set ketiga. Mereka terlalu banyak kehilangan bola. Alhasil permainan dikendalikan lawan,” kata pelatih Samator Ibarsjah Djanu T saat jumpa pers.

Djanu mengatakan, di dua set awal, pemainnya berhasil menerima, menservis, dan memblok bola dengan baik. Ketiga teknik ini sudah disiapkan sejak awal bergulirnya liga dengan memperbanyak porsi latihan. 

Di set keempat, Djanu mengatakan permainan kedua tim seimbang. Hanya faktor keberuntungan yang  menjadikan Samator juara.

Sementara itu, pelatih Bank Sumsel Samsul Jais mengatakan anak didiknya di dua set awal bermain tergesa-gesa. Pada babak ketiga mereka mulai tenang dan berhasil mengontrol permainan.

“Puncaknya memang di set keempat. Kami sepenuhnya bisa mengimbangi permainan Samator. Tapi betul apa yang dikatakan pelatih Djanu tadi, bahwa keberuntungan itu ada dalam permainan. Kami ucapkan selamat,” katanya.

Di Proliga 2018 ini, pemain terbaik putri disabet pemain Jakarta Pertamina Handita Ayu Salsabila dan pemain putra terbaik diraih Rivan Nurmulki dari Samator.

Adapun Ibrasjah Djanu T dinobatkan sebagai pelatih terbaik tim putra. Sedangkan Muhammad Anshori dari Jakarta Pertamina jadi pelatih tim putri terbaik.

Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Imam Sudjarwo mengatakan gelaran tahun ini memberi banyak kejutan dengan hadirnya pemain muda. 

Gelaran  Proliga 2019 dimulai pada Desember 2018 karena  ada perhelatan Asian Games 2018.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison 

Mukhlison Sri Widodo
15-04-2018 19:49