A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: Liliyana-Pertahankan-Gelar----

Filename: controllers/Frontend.php

Line Number: 60

Backtrace:

File: /var/www/html/application/controllers/Frontend.php
Line: 60
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/controllers/Frontend.php
Line: 125
Function: default_data_body

File: /var/www/html/public/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: Liliyana-Pertahankan-Gelar----

Filename: controllers/Frontend.php

Line Number: 64

Backtrace:

File: /var/www/html/application/controllers/Frontend.php
Line: 64
Function: _error_handler

File: /var/www/html/application/controllers/Frontend.php
Line: 125
Function: default_data_body

File: /var/www/html/public/index.php
Line: 315
Function: require_once

Selangkah Lagi, Tontowi/Liliyana Pertahankan Gelar
Main Menu

Selangkah Lagi, Tontowi/Liliyana Pertahankan Gelar

Muchammad Egi Fadliansyah
07-07-2018 19:59

Ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Dok. PBSI/FT02)

Tiket final Blibli Indonesia Open 2018 berhasil diraih ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Juara Indonesia Open 2017 ini sukses melangkah ke partai puncak, setelah di laga semifinal yang berlangsung Sabtu (7/7) siang tadi di Istora Senayan Jakarta, mampu menundukkan juniornya, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dengan kemenangan dua game langsung 21-18 dan 21-8 dalam waktu 30 menit.

 

Dengan hasil ini, Tontowi/Liliyana tinggal selangkah lagi untuk dapat mempertahankan gelar juara. Di pertandingan tadi, Tontowi/Liliyana mengaku setelah berhasil meladeni pertarungan sengit di game pertama, mereka cenderung lebih mudah mendapatkan angka demi angka dari Hafiz/Gloria di game kedua.

“Game pertama Hafiz/Gloria cukup memberikan perlawanan sengit, dan kalau hilang fokus sedikit saja kita bisa kecolongan. Game kedua gak tahu kenapa mereka banyak melakukan kesalahan sendiri, dan membuat banyak keuntungan bagi kita,” ujar Liliyana kepada wartawan usai laga. 

Hal senada juga disampaikan Tontowi. "Seperti yang kemarin kita bilang, ketemu teman sendiri pastinya sudah tahu kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Sebelum bertanding kita berdua diskusi dulu untuk menerapkan strategi melawan Hafiz/Gloria, dan strategi itu berjalan dengan baik,” kata Tontowi.

Dengan kemenenangan ini, di final nanti, Tontowi/Liliyana akan berjumpa dengan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia, yang di semifinal tadi mampu menundukkan wakil Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan 21-18 dan 21-16    

Boleh jadi, pertandingan besok akan menjadi ulangan final Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Kala itu Tontowi/Liliyana mampu tampil cemerlang dan berhasil meraih medali emas, setelah menang dengan 21-14 dan 21-12 atas Chan/Goh. Catatan rekor pertemuan yang saat ini 9-1 untuk keungulan pasangan Indonesia, membuat Tontowi/Liliyana lebih percaya diri untuk menghadapi pertandingan final besok. 

“Lawan Malysia lebih senang tentunya. Meskipun Goh sendiri setelah Olimpiade kemarin cedera dan sekarang baru comeback, tapi gak bisa kita anggap remeh juga. Yang pasti di pertandingan besok kita harus fokus dan tenang dari awal,” ujar Liliyana.

Sementara itu, Chan/Goh mengaku akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Tontowi/Liliyana yang pastinya akan dapat dukungan penuh dari publik Istora.

“Besok kami punya persiapan untuk melawan satu stadium. Semua penonton pastinya akan mendukung Tontowi/Liiyana dan kami tentunya akan mempersiapkan strategi khusus,” kata Goh usai laga.

Adapun Chan manngatakan bahwa sejauh ini Tontowi/Liliyana lebih banyak memenangkan pertandingan. "Mereka sangat kuat, dan kami harus maksimal menghadapi pertandingan besok,” sahut Chan.

Laga final Blibli Indonesia Open 2018 besok, akan menjadi kali keempat bagi Tontowi/Liliyana selama berpasangan. Sebelumnya, mereka mampu tembus final di tahun 2011, 2012, dan 2017.  Dari tiga partai final yang mereka lakoni sebelumnya itu, baru di tahun 2017 lalu Tontowi/Liliyana berhasil menjadi juara.

Di sisi lain, Hafiz/Gloria mengaku jika mereka tidak mampu mengembangkan pola permainan terbaiknya. Padahal di pertemuan pertama kalinya di All England Open 2018, Hafiz/Gloria berhasil membuat kejutan dengan mampu meraih kemenangan atas Tontowi/Liliyana.

“Kami sudah menyiapkan yang terbaik dari yang terkecil sampai terbesar di pertandingan tadi. Tetapi semua pola yang kami siapkan sudah bisa dibaca oleh lawan. Kami gak bisa berkembang apalagi di gamekedua. Strategi yang kami terapkan tadi bolanya panjang-panjangin terus, tapi mereka sudah lebih mempersiapkan diri untuk mengalahkan kami,” ungkap Hafiz.

Namun Hafiz mengaku mendapat pelajaran dari hal tersebut. "Kiita dapat pelajaran dari bola-bola cepat Tontowi/Liliyana. Dari situ kita harus bisa ngatasin bola-bola seperti itu. Selain itu kegigihan mereka juga harus dituruti. Mau latihan ataupun pertandingan, rasanya mereka sama saja, sama-sama gigih,” katanya lagi.


Reporter : MEF

Editor : Bir ny Birdieni

Muchammad Egi Fadliansyah
07-07-2018 19:59