Main Menu

Mantan Atlet Tenis Meja Ditolak Densus 88 Jadi Panpel Asian Games

Ervan
15-07-2018 07:21

Logo Asian Games 2018. (GATRA/yus4)

Artikel Terkait

Jakarta, Gatra.com - Calon Panitia Pelaksana (Panpel) Asian Games cabang olahraga (cabor) Tenis Meja, Novi Sumendap merasa kecewa lantaran tak lolos pemeriksaan (screening) dari Densus 88 anti teror sebagai salah satu syarat menjadi Panpel. Atlet Tenis Meja era 1980an ini mengaku kaget terlebih ia merasa tak pernah terlibat aksi kriminal apalagi terorisme.

"Hari ini saya diinfokan hasil screening test oleh Densus 88, saya dinyatakan tidak lolos. Saya kaget karena merasa tak pernah melakukan apa-apa apalagi yang terkait terorisme," katanya saat dihubungi Gatra.com, Sabtu (14/7).

Hasil tersebut membuat wanita yang akrab disapa Evi ini syok apalagi Densus 88 yang biasa menangani kasus terorisme yang mencekalnya. Ia juga tak mendapat penjelasana apapun dari Inasgoc maupun panpel cabornya.

"Saya diinfokan oleh wakil ketua panitia pelaksana, saya tanya kenapa? Katanya mereka tak bisa ngasih alasannya karena rahasia. Saya takut nya ini merembet ke hidup saya, apa saya dicekal keluar negeri nanti," keluhnya.

Ia berharap agar pihak berwenang bisa menjelaskan alasan kenapa ia tak lolos akreditasi sebagai panpel. Terlebih masalah ini menyangkut nama baiknya dan keluarga.

"Ini menyangkut nama baik saya, juga kemungkinan kesulitan yang akan saya hadapi misalnya larangan ke luar negeri dan lainnya," tukas Evi.


Reporter : Ervan Bayu

Editor     : Sujud Dwi Pratisto

 

 

Ervan
15-07-2018 07:21