Main Menu

Pemerintah Dorong Kebangkitan Olahraga Nasional Tetap Berlanjut

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 22:18

Puan Maharani menyatakan apresisiasi setinggi-tingginya atas prestasi para atlet Indonesia.(Ist/re1)

Jakarta, Gatra.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani menyatakan apresisiasi setinggi-tingginya atas prestasi para atlet Indonesia yang membuat kontringen Indonesia mendapat peringkat ke empat dalam perolehan medali Asian Games 2018.

 

Dalam ajang Asian Games ke-18 tersebut, Indonesia berada dibawah Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Total, Indonesia meraih 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

“Dengan prestasi ini tentu saja Pemerintah melalui Presiden sudah memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang jumlah totalnya 98 medali, untuk mendapatkan bonusnya masing-masing," kata Puan di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (3/9).

Puan juga mengharapkan kebangkitan yang didapat akan terus berlangsung hingga Olimpiade 2020 dan Asian Games 2022. "Bangkit dan suksesnya olahraga Indonesia, sudah memungkinkan Indonesia untuk ikut ke level yang lebih tinggi dalam dunia internasional," jelasnya.

Untuk bisa menyambung momentum ini, maka pemerintah juga akan tetap mendorong kebangkitan olahraga nasional, dimulai dengan menghadapi gelaran Sea Games 2019 yang dilaksanakan di Filipina, tahun depan. 

Harapannya, atlet bisa tetap berprestasi secara berkelanjutan. Selain itu juga akan dilakukan pendataan ke Kejurnas dengan cabor-cabor yang terpilih sehingga akan didapatkan atle-atlet yang potensial untuk meruskan kembali ke multievent ke depannya.

Usai perhelatan Asian Games 2018, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah olahraga bagi penyandang disabilitas se-Asia yaitu Asian Para Games yang akan dibuka pada 6 oktober 2018 hingga 29 oktober 2018.

Asian Para Games 2018 akan menyelenggarakan 18 cabang olahraga antara lain panahan, lari, bulutangkis, bola gawang, catur, bersepeda, judo, menembak, renang, tenis meja, anggar, bola voli, dan bola basket.

“Karena ini berkaitan dengan disabilitas, tentu yang akan dikedepankan adalah hal-hal terkait dengan kemanusiaan, jadi bukan hanya kompetisi sport event saja. Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa kita samakan dengan Asian Games,” ungkap Puan. 

Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games, Raja Sapta Oktohari, menegaskan gelaran ini juga akan dilemmas dengan baik, bahkan lebih baik dari acara Asian Games yang baru saja ditutup.  “Pembukaan Asian Para Games 2018 tidak akan kalah meriah dengan Asian Games 2018,” ungkapnya. 


Reporter: YSS
Editor: Mukhlison 

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 22:18