Main Menu

Menpora: Pelatnas Dalam Negeri Akan Dikurangi

Wanto
04-09-2018 07:05

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (ANTARAFOTO/INASGOC/SUNYOTO/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Menteri Pemuda dan Olshrga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan, Peraturan Presiden No 95/2017 dengan model pembinaan olahraga nasional yang baru try out di luar negeri akan diperbanyak.

 

Hal tersebut diutarakan Menpora Saat menjadi pembicara dalam Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) yang mengusung tema "Atlet Kita, Prestasi Bangsa" yang digelar di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Senin (3/9). Dengan mengacu pada peraturan tersebut maka jadwal pelatnas di dalam negeri dikurangi.

"Sehingga mereka bertemu dengan juara-juara dunia. Semakin sering mereka bertanding, pasti motivasinya juga akan mengalahkan juara-juara dunia," jelasnya.

Try out di luar dan dalam negeri dalam waktu dekat akan difokuskan dalam cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan pada Olimpiade Tokyo 2020. Tentu, dengan tetap memprioritaskan meraih prestasi lebih baik di Asian Games Huangzhou, China tahun 2022. Termasuk di dalamnya memperjuangkan Pencak Silat kembali dipertandingkan di Asian Games,” tambahnya.

Karena itu, Menpora meminta kepada atlet dan pelatih untuk tetap menjaga semangat yang ada. Menurut dia, ke depan masih ada banyak tantangan yang akan dilalui.

"Kepada atlet dan pelatih, para manajer dan komite olahraga, semangat yang ada ini jangan sampai kendur. Api ini jangan sampai redup, harus tetap menyala karena di depan kita masih banyak tantangan-tantangan,” imbaunya

Dalam forum diskusi itu hadir trio atlet panjat tebing, Aries Susanti, Puji Lestari, dan Aspar Jelolo. Selain itu salah satu atlet atletik Indonesia, Emilia Nova juga turut hadir dalam forum diskusi tersebut.

Terkait dengan sport science, Menpora mengatkan bahwa Kemenpora memiliki program untuk memasukkannya sebagai menunjang atlet-atlet nasional. "Sport science ini sangat penting untuk menghindari promosi serta degradasi berdasarkan like and dislike. Sport Science juga berguna untuk banyak hal agar segala yang dilakukan atlet bisa terukur," ujarnya.


Reporter: Wanto
Editor: Iwan Sutiawan

Wanto
04-09-2018 07:05