Main Menu

Kemenpora Benahi Sepakbola Indonesia

Wanto
04-09-2018 07:17

 Timnas Indonesia U-16 mengikuti sesi latihan (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/yus4)

Bali, Gatra.com - Putaran Final Nasional Liga Sepakbola Pelajar U-14 dan Piala Menpora U-16 Tahun 2018 resmi bergulir. Perhelatan Liga Sepakbola tersebut akan menggerakkan dan memaksimalkan pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia. Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Raden Isnanta mengatakan bahwa pemerintah akan memotivasi para pesebakbola muda. 


"Kita ingin memotivasi para pesepakbola usia muda di seluruh Indonesia untuk serius dan giat berlatih. Karena kami sudah memberikan wadah kepada mereka untuk mengasah ilmunya agar bisa menjadi yang terbaik. Kompetisi berjenjang ini sudah memasuki tahun kelima. Kali ini Bali yang menjadi tuan rumah," kata Raden Isnanta kepada Gatra.com, Senin, (4/9).
 
Menurut Raden, kompetisi ini rutin dilakukan setiap tahun dan terukur. Para pemain yang tampil pada putaran final nasional ini adalah para pemain terbaik di provinsi masing-masing. Mereka  sebelumnya mereka telah berkompetisi di tingkat kabupaten/kota, kemudian meningkat ke tingkat provinsi dan sekarang bersaing di putaran nasional. "Melalui kompetisi berjenjang ini tentunya kita akan benar-benar mendapatkan bibit-bibit unggul dari ujung-ujung Indonesia," sambungnya.
 
Timnas Pelajar bentukan Kemenpora juga diberi kesempatan untuk mengasah kemampuannya dengan mengikuti kejuaraan-kejuaraan sepak bola Internasional.
 
"Mereka juga kita kirim ke luar negeri. Misalnya, mengikuti Kejuaraan Singa Cup di Singapura, Gothia Cup di Tiongkok dan Kejuaraan Sepakbola Pelajar Asia," tuturnya.
 
Isnanta lebih lanjut mengatakan sejak pertama kali digelar pada 2014, Liga Sepakbola Pelajar Piala Menpora khususnya di kelompok usia 14 tahun telah menunjukkan hasil yang signifikan. 
 
Ambil contoh, para pemain hasil pemantauan bakat pada kompetisi 2017 yang berlangsung di Magelang. Banyak yang diminta oleh Pelatih Timnas U16 PSSI, Fakhry Husaini untuk memperkuat Timnas U16 pada Piala AFF U16 2018 di Sidoarjo. "Alhamdulillah mereka berhasil menjadi juara Piala AFF 2018," kata Isnanta.
 
Selain memberikan wadah kompetisi, Kemenpora juga komit mengawal kelanjutan masa depan para pemain dengan cara bekerjasama dengan pemandu bakat dari luar negeri yang berafiliasi dengan klub-klub profesional di luar negeri. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kesenjangan pembinaan dari fase yunior menuju senior.
 
Memang saat ini kan ada kesenjangan dari fase yunior menuju senior. Itu terjadi lantaran para pemain yang berpotensi tidak memiliki wadah untuk meningkatkan kualitas permainannya. Mau masuk PPLP kan tidak semua daerah ada PPLP-nya. Karena itu, kami berupaya mencarikan solusi agar bibit-bibit unggul tersebut tidak mubazir.

"Caranya kami bantu mereka untuk bisa masuk ke akademi sepak bola klub-klub profesional di Indonesia misalnya Akademi Persib Bandung, Bali United dan lainnya," ujarnya.

Liga Sepakbola Pelajar U14 dan Piala Menpora U-16 Tahun 2018 diikuti sebanyak 33 provinsi dengan total jumlah pemain yang terlibat mencapai kurang lebih 1400 pemain.



Reporter: Wanto

Editor: Aries Kelana

 

Wanto
04-09-2018 07:17