Main Menu

Dari Maybank Bali Marathon, Menuju Tokyo Marathon

Gandhi Achmad
09-09-2018 18:10

Para pelari Maybank Bali Marathon 2018 sedang bersiap. (GATRA/Gandhi Achmad/re1)

Gianyar, Gatra.com – Maybank Bali Marathon (MBM) 2018 kali ini diikuti lebih dari 10.000 pelari dari 46 negara termasuk Indonesia. Jumlah peserta terbesar masih berasal dari tuan rumah. Menariknya, secara keseluruhan, peserta event marathon tahunan ini sudah meningkat 12,9% dari tahun lalu, memastikan konsistensi event olahraga dalam menjaga standar internasional dan diminati kalangan pelari dari berbagai penjuru dunia.

 

Acara yang bertepatan dengan perayaan Hari Olahraga Nasional, pada 9 September 2018 ini, tetap konsisten menyuguhkan keindahan pemandangan desa di Kabupaten Gianyar dan Klungkung, Bali namun tetap mengedepankan kenyamanan dan keamanan pelari. Hal itulah yang menarik perhatian pemuda asal Bekasi, Rono Atmo yang untuk pertama kalinya hadir dalam even lomba lari internasonal ini.

 

Rono, yang tergabung dalam komunitas CEO Runners Bekasi ini pun tampil dan ikut memeriahkan MBM 2018 bersama ribuan atlet lainya. Ia mengaku sangat puas bisa hadir dalam acara MBM. “Tracknya enak, menyenangkan dan berbeda dari even-even lainya. Pokoknya tidak mengecewakan,” kata Rono kepada Gatra.com, Minggu (9/9).

 

Pria kelahiran Kebumen, 28 Maret 1982 ini pun mengaku sudah mempersiapkan latihan jauh-jauh hari sebelum datang ke Bali. Pasalnya, untuk pertama kalinya ia terjun dikategori Half Marathon (21K). Rono sampai latihan seminggu tiga kali untuk mempersiapkan fisiknya. Bahkan, dua minggu sebelum hari H ia bersama rekan-rekan komunitasnya melakukan long run sepanjang 25 kilometer.

 

Hasilnya : memuaskan. “Saya ini bisa dibilang 'virgin 21' (runner yang pertama kali ikut half marathon-red), waktu tempuh pun tidak jauh meleset dari target yakni 1 jam 38 menit,” ungkap Rono.

 

Ia mengaku targetnya memang ingin meraih catatan waktu 1 jam 30 menit, namun karena ada kendala sehingga sedikit meleset. “Karena antre di toilet agak lama, jadi saya gagal ngikutin pacer,” kata Rono.

 

Namun, secara keseluruhan sangat menyenangkan. Bahkan lebih jauh lagi ia bermimpi bisa ikut dalam ajang Tokyo Marathon tahun 2020. “Itu syaratnya harus finisher di empat kali lomba lari dalam kategori half marathon,” ucap Rono penuh senyum. Sejauh ini Rono sudah mengoleksi 19 medali, dan baru satu medali untuk kategori half marathon (HM).


 

Gandhi Achmad

Gandhi Achmad
09-09-2018 18:10