Main Menu

Djokovic Juara Tenis AS Terbuka Kalahkan Del Potro

Anthony Djafar
10-09-2018 09:08

Petenis Serbia Novak Djokovic. (shutterstock_1174342864/RT)

Artikel Terkait

New York, Gatra.com - Petenis Serbia Novak Djokovic memenangkan juara tenis AS Terbuka 2018 setelah menaklukkan petenis Argentina Juan Martin Del Potro dengan tiga set langsung 6-3 7-6 (4) 6-3 di Arthur Ashe Stadium, Senin Pagi (10/9).

 

Djokovic mendominasi pertandingan dengan mengalahkan Juan Martin del Potro di final. Dengan kesuksesan ini, Petenes berusia 31 tahun itu sudah mengantongi juara yang keempatnya kalinya di AS Terbuka sejak 2015 dan yang kedua beruntun di tahun ini, usai juara di Wimbledon.

Kemenangan itu membuat Djokovic berhasil mengoleksi 14 titel Grand Slam, yang menyamai rekor Pete Sampras. Meski Djokovic masih terpaut tiga gelar dari Rafael Nadal dan enam gelar dari Roger Federer, yang masih memegang rekor titel Grand Slam terbanyak di tunggal putra.

Sebelum bertanding, Djokovic sempat diliputi masa suram usai menjalani operasi siku setelah bermain di Australia Terbuka, namun tahun ini berhasil memenangkan tiga dari empat turnamen yang diikutinya, termasuk di Wimbledon dan Flushing Meadows.

"Ketika saya menjalani operasi siku saya awal tahun ini, saya benar-benar bisa mengerti apa yang sedang dialami Juan Martin," kata Djokovic saat penyerahan piala, dikutip Reuters.

Selama delapan minggu terakhir, Djokovic tidak ubahnya seperti mesin Grand Slam yang memegang empat gelar di turnamen penting seperti yang diperlihatkannya pada 2016.

Bermain di lapangan yang sama di mana Pete Sampras merebut gelar ke-14, Djokovic sebenarnya mengalami lebih banyak kekecewaan daripada sukacita, bila tampil di Arthur Ashe, karena hanya merebut tiga gelar dari delapan final.

"Saya berharap dia akan berada di sini malam ini tetapi saya ingin mengatakan 'Pete, saya mencintaimu, kamu idola saya,'" katanya.

Tapi kekecewaan pada pertandingan itu juga dialami oleh Del Potro yang kembali ke final Grand Slam untuk pertama kalinya, sejak ia memenangi satu-satunya gelar di Flushing Meadows pada 2009.

Adapun Del Potro kali ini gagal menambah koleksi trofi Grand Slamnya. Satu-satunya gelar itu diraih Del Potro juga di AS Terbuka 2009.

Petenis yang kini berusia 29 tahun itu sebenarnya juga mengalami cedera berulang. Del Potro malah dua kali menjalani operasi cedera pergelangan tangan sehingga harus absen di 14 Grand Slam, sebelumnya.

“Aku tidak pernah menyerah saat bermasalah dengan pergelangan tanganku. Aku mencoba menghadapi seluruh cederaku untuk berada di sini lagi dan ke final lagi setelah sembilan tahun,” katanya.


Anthony Djafar

Anthony Djafar
10-09-2018 09:08