Main Menu

INAPGOC Tidak Bersaing dengan INASGOC

Umaya Khusniah
22-09-2018 11:12

Asian Para Games. (Dok.INAPGOC/RT)

Jakarta, Gatra.com - Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyatakan NAPGOC tidak sedang berkompetisi dengan INASGOC. INAPGOC berkompetisi untuk menjadi yang terbaik dengan dua penyelenggara Asian Para Games sebelumnya yakni Guangzhou (China) dan Incheon (Korea Selatan).

 

 

"Kami tidak berkompetisi dengan INASGOC namun kami memanfaatkan momentum euforia dari INASGOC, sehingga kami jadi lebih mudah untuk masuk ke masyarakat," tegasnya.

Terkait dengan proses transisi dari Asian Games ke Asian Para Games, Okto menuturkan lantaran situasi administrasi, pihaknya memutuskan untuk memberhentikan kontrak. Selanjutnya dibuat kontrak baru yang merupakan hasil kesepakatan baru bersama.

Hal ini diamini oleh Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto. berdasarkan pertemuan Jumat pekan lalu yang dipimpin Menpora Imam Nahrawi, yang juga dihadiri oleh Ketua INASGOC Erick Thohir, terdapat beberapa poin yang disepakati untuk cut off.

"Cut off itu bukan berarti tidak adanya efisiensi, karena kalau INAPGOC sembarangan melanjutkan meski itu tujuannya baik namun ternyata itu melanggar peraturan atau kontrak maka diakhirnya nanti akan 'rame', sehingga itu tidak efisien," ucap Gatot.

Terkait yang sifatnya transisi, Gatot mengatakan hanyalah barang-barang milik negara yang dibiayai oleh APBN yang bisa digunakan oleh pihak INAPGOC. GAtot juga menambahkan pemutusan kontrak itu antara lain seperti persiapan pembukaan maupun penutupan dan di beberapa overlay yang ada.

"Jadi, idealnya tinggal melanjutkan, namun karena mereka juga terikat dengan kepentingan pihak ketiga dan sebagainya sehingga urusannya agak 'njelimet' serta masalah waktu, jadi lebih baik diputus kontrak sesuai kesepakatan bersama," pungkasnya.


Umaya Khusniah

Umaya Khusniah
22-09-2018 11:12