Main Menu

UNJ Juara Umum Pomprov 2014

Edward Luhukay
25-11-2014 08:45

Ilustrasi Olahraga Atletik (ANTARA/Feny Selly)Jakarta, GATRAnews - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) keluar sebagai juara umum dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) DKI Jakarta yang berakhir Minggu (23/11) kemarin di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta. Tim voli putri menyempurnakan gelar juara umum UNJ selepas menaklukkan tim voli Universitas Trisakti 3-0. Dengan mengoleksi 35 emas, 25 perak, dan 82 perunggu, kontingen UNJ berhak Rp 60 juta sebagai uang pembinaan dari Disorda DKI Jakarta.

Sedang kontingen Universitas Kristen Indonesia (UKI) di urutan kedua dengan mengumpul tujuh emas empat perak dan tiga perunggu serta berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 40 juta.

Sedangkan kontingen Universitas Trisakti harus puas di posisi ketiga selepas mengoleksi enam emas enam perak enam perunggu dan menerima uang pembinaan sebesar Rp 30 juta.

Universitas Gunadarma di posisi ke empat dengan raihan lima emas, empat perak dan 15 perunggu, berhak atas hadiah sebesar Rp 20 juta.

Disusul Universitas Nasional (Unas) dengan empat emas, satu perak dan dua perunggu, berhak atas uang pembinaan Rp 15 juta. Sementara STEI Indonesia mengoleksi tiga emas, enam perak dan 18 perunggu berhak uang pembinaan Rp 11 juta.

Ketua Umum Bapomi Provinsi DKI Jakarta A. Dewantoro Marsono
mengaku puas atas keberhasilan pelaksanaan Pomprov 2014 dengan keterlibatan 41 perguruan tinggi negeri dan swasta se-DKI Jakarta atau diikuti hampir 1000 atlet mahasiswa untuk 10 cabor yang dipertandingkan.

"Para juara Pomprov ini secara ototmatis berhak mengikuti Pomnas 2015 yang akan digelar di Nanggroe Aceh Darussalam. Selain itu, saya berharap atlet-atlet DKI bisa lebih banyak terpilih untuk disertakan dalam POM Asean di Palembang nanti, dimana yang berhak menentukan adalah pihak PP Bapomi bersama pengurus besar cabor masing-masing," ungkap Dewantoro dalam rilis yang diterima GATRAnews, Senin (24/11).

Hal lain yang layak diapresiasi menurutnya antusiasme para mahasiswa dalam mengikuti pekan kejuaraan yang sudah dilakukan sebanyak lima kali oleh Disorda bekerjasama dengan Bapomi DKI Jakarta ini.

"Dan hasilnya sangat bagus, mudah-mudahan ada pemecahan rekor, sedang diteliti," harapnya.

Selanjutnya, pihaknya langsung tancap gas mempersiapkan kontingen mahasiswa DKI untuk event nasional dan internasional. "Target juara umum harga mati di Pomnas nanti agar rangkaian rekor DKI yang menjadi juara umum selama 13 kali sejak Pomnas digelar pertama kali di Yogyakarta tahun 1990 lampau tak terputus," tegas Dewantoro.

Sementara, Kadisorda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan, kontingen DKI yang terbentuk dari hasil pelaksanaan Pomprov 2014 harus mampu melanjutkan tradisi juara umum di Pomnas nanti.

"Ajang ini juga sebagai evaluasi prestasi dan kemampuan para atlet Jakarta, dan saya harapkan pada pelaksanaan Pomprov berikutnya partisipasi dari perguruan-perguruan tinggi bisa lebih meningkat lagi, kalo bisa ikut untuk semua cabor yang dipertandingkan, jadi semua merata," katanya.



Penulis: Wanto
Editor: Edward Luhukay {jcomments on}

Edward Luhukay
25-11-2014 08:45